Beranda ยป Peserta Lomba Perahu Naga Festival Salo Karajae Kecewa. Tolak Hadiah Panitia

Peserta Lomba Perahu Naga Festival Salo Karajae Kecewa. Tolak Hadiah Panitia

Pamflet lomba olahraga festival Salo Karajae
Bagikan

VOICESULSEL — Festival Salo Karajae Kota Parepare memang telah resmi ditutup sejak 1 Oktober lalu. Event spektakuler yang masuk sebagai Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif itu berlangsung selama 5 hari dengan berbagai kegiatan lomba didalamnya. Namun event ini sempat mendapat kritik masyarakat karena dilaksanakan pada area jalur evakuasi pasien RS Hasri Ainun Habibie yakni area jembatan tonrangen river side.

Selian itu, event ini juga menyisakan cibiran dari peserta lombanya. Padahal event ini digadang-gadang akan menyedot jumlah pengunjung dan transaksi yang membanggakan. Sesuai sumber dari Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Parepare, jumlah pengunjung Salo Karajae Festival mencapai 14.210 dengan transaksi sektor UMKM hingga Rp 1,9 miliar.

Namun dibalik kemegahan event ini, terdapat pula cerita memilukan. Ironinya, salah satu pesertanya pada lomba perahu naga yang mengaku bernama Irfan Razak alias Wa Labona kecewa dengan hadiah yang diterimanya. Wa Labona mengatakan timnya keluar sebagai juara 3 pada lomba adu cepat perahu hias itu. Namun ia tidak puas karena hanya mendapatkan hadiah berupa uang tunai sebesar Rp 500 ribu. Sedangkan dalam satu regu lomba, terdiri dari 8 orang.

“Mengecewakan, satu tim 8 orang ini juara tiga, bagaimana dgn tim gowa juara satu hadiahnya 1 juta, ongkosnya aja tdk tertutupi,” katanya pada sebuah akun sosial media FB Irfan Razak

Karena postingan di medsos ini, Wa Labona lalu menerima banyak komentar warga net atau netizen.

Ia memposting sejumlah kekecewaan melalui sosial media bermaksud menyampaikan unek-uneknya ke masyarakat dan panitia penyelenggara. Wa Labona mengatakan kecewa karena hadiah yang didapatkan tidak sebanding dengan usaha yang telah dilakukannya.

“Iya juara 3, habis ongkos 300 ribu buat biaya tim ku di lomba tersebut. Uang bisa dicari tapi bikin orang tersenyum dan bahagia itu mawatang (susah),” ujarnya.

Pada postingan terakhirnya, Wa Labona menyampaikan untuk tidak menerima hadiah dari panitia buntut dari kekecewaan dirinya.

“Tabe saya irfan razak dikenal dgn panggilan wa labona ucapkan trima kasih kepada netizen yg turut merespon baik akan postingan ttg apa yg saya alami bersama tim dalam lomba perahu naga pekan lalu, begitu pula ucapan yg sama kepada netizen yg berkomentar yg kurang paham akan asas dasar sehingga unggahan kami mencuat ke publik, namun dalam hal ini kami meminta agar postingan kami tidak dicampurbaurkan dgn aura politik seperti apa yg tertuang dalam bbrapa kolom komentar, yg intinya kami sdh ikhlas dan sepakat untuk tdk menerima hadiah tsb walau dalam jumlah besar,” katanya dalam unggahan.(FS)