VOICESULSEL — Pemerintah Kota Parepare terus mendorong penguatan inovasi daerah. Dengan meningkatkan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN), diharapkan penguatan inovasi daerah di lingkup Pemkot Parepare, dapat tercapai.
Mendorong peningkatan kapasitas ASN itu, Pemkot Parepare melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar diseminasi dengan tema Inovasi Pengembangan Daerah Dalam Dinamika Politik 2024 menghadirkan narasumber Prof Nurliah Nurdin MA, Direktur Politeknik STIA LAN Jakarta.
Diseminasi berlangsung di Ruang Pola Kantor Wali Kota Parepare, Jumat, 19 Agustus 2022, yang dibuka resmi Sekda Kota Parepare, H Iwan Asaad mewakili Wali Kota Parepare, Dr HM Taufan Pawe. Hadir Staf Ahli, para Asisten, Kepala SKPD, Kabag Setdako, Lurah, dan para ASN Pemkot Parepare yang menjadi peserta.
Dalam sambutannya, Sekda Iwan Asaad mengulas tentang birokrasi dan pelayanan. “Konsep kita menghadirkan birokrasi berkelas dunia. Jadi model birokrasi ke depan tidak lagi meminta dilayani tapi harus memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ingat Iwan.
Iwan menganalogikan pelayanan sebagai sebuah perusahaan, dan masyarakat berposisi sebagai pemiliknya (owner). “Kalau itu perusahaan, maka masyarakat berposisi sebagai ownernya. Kalau dia owner maka dia berposisi terhormat, dan kita bekerja bagaimana membuat owner senang,” ulas mantan Kepala Bappeda Parepare ini.
Sementara Prof Nurliah Nurdin mengulas tentang inovasi pembangunan daerah dalam desentralisasi kewenangan dan dinamika politik 2024.
Nurliah memaparkan tentang inovasi dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024. “Memperkuat ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan yang berkualitas merupakan salah satu agenda pembangunan RPJMN IV 2020 2024,” kata Nurliah.
Nurliah mengemukakan, peningkatan inovasi dan kualitas investasi merupakan modal utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, berkelanjutan dan mensejahterakan secara adil dan merata.(*)