VOICE SULSEL — Pemerintah Kota Parepare kembali menyalurkan beras cadangan pemerintah untuk korban bencana banjir. Sebanyak 27 ton beras dibagi kepada 1323 KK atau 4923 jiwa korban terdampak banjir.
Wali Kota Parepare Taufan Pawe melepas secara simbolis bantuan beras cadangan pemerintah tersebut, Kamis 23 Februari. Taufan Pawe berkata, penyaluran bantuan sebagai bukti kehadiran pemerintah ditengah kesulitan masyarakat.
“Hari ini saya dengan bapak Wakil Walikota (wawali) menyerahkan beras cadangan pemerintah. Beras cadangan ini sesuai dengan aturan yang ada diberikan kepada setiap jiwa sebanyak 400 gram per hari selama 14 hari atau sekira 5,6 kg per jiwa untuk 1323 KK atau 4923 jiwa yang terdampak bencana banjir,” ujarnya.
Taufan Pawe mengatakan sebanyak lebih dari 27 ton beras cadangan pemerintah disaluran dengan tujuan mengurangi beban masyarakat korban bencana. “Mudah-mudahan bantuan beras cadangan pemerintah ini bisa mengurangi beban masyarakat terdampak bencana,” bebernya.
Taufan Pawe menjelaskan Pemerintah Kota tidak akan tinggal diam dalam upaya penanggulangan banjir di Parepare Sulawesi. Namun demikian, kata Taufan, banjir itu bukan tanggung jawab mutlak pemerintah kota Parepare.
“Sebab ini berkaitan dengan aliran sungai yang mungkin sepanjangan masa belum pernah dilakukan pengerukan sedimen. Kota Parepare ini ada dua sungai besar melintas, yakni sungai karajae dan jawi-jawi. Sehingga tidak terlepas peran dan andil akibat dari daerah tetangga kita. Mudah-mudahan nanti pak Gubernur bisa mendudukkan kita,” tutur Walikota Parepare dua periode itu.
Pihak Pemerintah Kota kata Taufan tetap bergerak untuk merehabilitasi dan normalisasi sungai, agar supaya dampak banjir tidak terulang lagi. Namun kalau pun terulang katanya daerah aliran sungai (DAS) sudah siap menerima luapan air.(FS)