PAREPARE, VOICESULSEL – Pemerintah Kota Parepare mengapresiasi Program Semarak Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) yang digelar Bank Indonesia.
Kegiatan penukaran uang baru bagi masyarakat tersebut dipusatkan di Gedung Islamic Center Parepare, Selasa (3/3/2026), dan dibuka langsung oleh Wali Kota Parepare, Tasming Hamid.
Dalam sambutannya, Tasming menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program SERAMBI yang dinilai sangat membantu masyarakat, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri.
“Ini sangat luar biasa melihat antusias masyarakat yang datang. Kegiatan ini mempermudah akses masyarakat untuk penukaran uang, apalagi ini sudah menjadi tradisi kita setiap lebaran,” ujarnya.
Ia menilai sinergi antara Bank Indonesia dan sejumlah bank plat merah dalam kegiatan ini menjadi bentuk pelayanan nyata kepada masyarakat, sekaligus mendukung kelancaran peredaran uang layak edar di momen Ramadan dan Idulfitri.
Sementara itu, Deputi Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Selatan, Riki Satria, menjelaskan bahwa program penukaran uang baru merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan melestarikan budaya masyarakat dalam berbagi uang baru atau Tunjangan Hari Raya (THR) kepada anak-anak dan keluarga saat lebaran.
“Ini sudah menjadi rutinitas kita setiap tahun untuk melestarikan budaya masyarakat kita yang suka memberikan uang baru atau THR ke anak dan sanak saudara saat lebaran,” katanya.
Ia mengungkapkan, pada tahun ini kuota penukaran uang ditingkatkan menjadi Rp5,2 juta per orang, naik dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp4,2 juta per orang. Peningkatan tersebut dilakukan untuk mengakomodasi tingginya permintaan masyarakat.
Riki juga mengimbau masyarakat agar menjaga dan merawat uang rupiah dengan baik, mengingat tingkat kerusakan uang di Provinsi Sulawesi Selatan tergolong cukup tinggi.
“Kami minta masyarakat menjaga uangnya agar tidak mudah rusak. Ini juga sebagai bentuk sinergitas kami dengan pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik,” jelasnya.
Program SERAMBI BI tahun ini dipusatkan di Parepare dan mencakup empat wilayah tetangga Kota Parepare.
Ke depan, Bank Indonesia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara merata di setiap kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.
Untuk menghindari antrean panjang seperti tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan penukaran uang kini menggunakan sistem pendaftaran berbasis aplikasi.
Seluruh pecahan rupiah disiapkan mulai dari Rp2.000 hingga Rp50.000 guna memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Idulfitri.(*)