BARRU – Pemerintah Kabupaten Barru akhirnya merespons keluhan seorang warga pra sejahtera di Kelurahan Bojo Baru, Kecamatan Mallusetasi, bernama Landa (LD) yang sebelumnya mengaku tidak pernah mendapatkan bantuan pemerintah meski hidup dalam kondisi serba keterbatasan.
Melalui Camat Mallusetasi yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Lurah Bojo Baru, Andi Shandi MP, pemerintah kabupaten Barru memastikan bahwa yang bersangkutan telah terdata sebagai warga penerima bantuan sosial dan masuk dalam daftar calon penerima program rumah layak huni.
“Kartu keluarga sudah diubah, sebelumnya dia terdaftar dalam Desil 7,” kata Andi Shandi melalui pesan singkat kepada wartawan, Senin lalu (8/6/2026).
Menurutnya, setelah informasi mengenai kondisi warga tersebut mencuat ke publik, pihak kecamatan langsung menurunkan petugas untuk melakukan pengecekan lapangan.
“Anggota sudah turun untuk melihat langsung,” ujarnya.
Andi Shandi menjelaskan bahwa hasil pendataan terbaru menunjukkan LD telah masuk dalam daftar penerima bantuan perbaikan rumah tidak layak huni. Bahkan pada kesempatan kunjungan tersebut, pemerintah kelurahan memberikan bantuan berupa beras dan telur yang diserahkan oleh sekretaris Kelurahan Bojo Baru Rijal didampingi staf Saryana Jafar.
“Insyaallah beliau sudah tercatat sebagai penerima bantuan bedah rumah,” tambahnya.
Dikonfirmasi terpisah, LD merasa bersyukur atas sentuhan yang datang dari pemerintah kabupaten Barru. Ia pun menyampaikan apresiasi dan terma kasih. LD mengaku, selain dari pemerintah kelurahan, bantuan dari Dinas Sosial juga telah diterima.
“Sudah ada dari kelurahan dan dinas sosial,” katanya saat ditemui, Jumat 12 Juni 2026.
Sebelumnya, LD mengadukan kondisi hidupnya kepada Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, melalui wartawan pada 27 mei lalu. Pria berusia 61 tahun itu mengaku selama ini belum pernah menerima bantuan pemerintah meskipun tinggal seorang diri di sebuah rumah sederhana yang kondisinya memprihatinkan. Dalam rumah sama sekali tidak ada lampu penerangan, tanpa sarana MCK untuk kebutuhan mandi cuci kakus dan lainnya.
LD berharap pemerintah daerah memberikan perhatian lebih kepada warga yang benar-benar membutuhkan bantuan. Ia juga berharap kondisi rumah yang ditempatinya dapat segera diperbaiki agar lebih layak untuk dihuni.
Respons cepat pemerintah setempat tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam membantu warga pra sejahtera keluar dari keterbatasan yang selama ini dihadapinya. Apalagi wilayah bojo baru merupakan gerbang yang menjadi wajah terdepan Kabupaten Barru. Kabupaten Barru juga dikenal di Indonesia sebagai kabupaten yang sangat peduli dengan persoalan-persoalan sosial melalui organisasi BAZNAS. BAZNAS kabupaten Barru pun turut prihatin atas kondisi warga tersebut.(*)