VOICE SULSEL — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengakui sudah semakin terbuka menjadi kader Partai Golkar jelang Pemilu 2024. Menurutnya, proses menjadi kader hanya tinggal difinalisasi.
“Kurang lebih arahnya ke sana. Masalah waktu sedang disinkronisasi, finalisasi. Nanti dikabari di hari H-nya,” kata Ridwan Kamil di Tasikmalaya, Jawa Barat, usai meresmikan Alun-alun Singaparna, Sabtu kemarin.
Orang yang akrab disapa kang Emil itu belum mau bicara banyak soal peluang menjadi kandidat capres atau cawapres usai menjadi kader Golkar. Meski demikian, ia tidak menutup kemungkinan untuk maju di Pilpres 2024.
“Mau jadi tidak jadi, takdir Allah SWT, mau dengan siapa, takdir Allah SWT,” katanya.
Sejauh ini, Emil mengaku masih ingin fokus menjalani tugasnya sebagai Gubernur Jawa Barat. Dia mengatakan ada 25 proyek yang akan diresmikan.
“Banyak sekali (proyek pembangunan), menandakan kami bukan pemimpin yang malas, kami pemimpin yang kerja keras. Kalau ada ketidaksempurnaan tentu kita perbaiki,” kata Emil.
Menurutnya, pemimpin harus melaksanakan tugasnya semaksimal mungkin. Dia yakin elektabilitas akan naik dengan sendirinya lantaran masyarakat melihat dari kinerja seorang pemimpin.
“Jadi pejabat hari ini mah yang penting kerja, meresmikan, membuktikan. Nanti masyarakat juga mengapresiasi. Ketemu masyarakat bapak dadah, bapak selfie. Kita elektabilitas naik. Jadi tidak perlu banyak pencitraan. Kerja saja,” kata Emil.
Diketahui, masa jabatan Ridwan Kamil akan habis pada 5 September mendatang usai menjabat sejak 2018 lalu. Sejauh ini Ridwan Kamil juga kerap masuk dalam daftar kandidat capres maupun cawapres yang memiliki elektabilitas mumpuni.(*)