PAREPARE, voicesulsel.com — Puluhan pedagang sayur mayur selama ini menggelar dagangannya di emperan depan Lapak resmi yang telah dibangun Pemkot Parepare. Gambar ini diambil, Jumat siang (3/2/2022).
Pemandangan ini selain mengganggu pembeli masuk ke Lapak yang sudah tersedia, juga tidak bagus dipandang mata. Menimbulkan kesan pasar modern itu terkesan kumuh.
“Terus terang inilah yang membuat kami petugas pasar pusing menertibkan mereka”, ujar H. Hamzah, Kepala pasar Lakessi kepada PARE POS.
Para pedang itu, kata Hamzah, tidak mau pindah. Padahal sudah disiapkan tempat di bagian dalam pasar. Kalau pedagang yg semula memenuhi lokasi parkir bagian belakang (sebelah barat), menurut Hamzah, sudah bagus. Sebab setiap hari jam 08.00, lokasi parkir sudah bersih.
“Meski masih ada satu dua orang yang bandel, tidak mau pindah karena merasa ada backingnya”, ujar Hamzah sembari menunjuk seorang penjual kelapa yang masih menggelar dagangannya pada pukul 11.00 siang.
“Masalahnya nanti kalau mereka itu ditertibkan, malah kami yang diberitakan media seolah-olah tidak manusiawi. Padahal belum dikonfirmasi. Jadinya, kita petugas pasar yang dianggap salah”, keluh Haji Hamzah. (ima)