Beranda ยป Ormas di Parepare Bakal Laporkan Dugaan Judi Ayam

Ormas di Parepare Bakal Laporkan Dugaan Judi Ayam

Rapat koordinasi Ormas FPU dan FPI Kota Parepare terkait dugaan unsur judi pada acara sabung ayam.
Bagikan

PAREPARE, VOICESULSEL.COM — Organisasi kemasyarakatan (Ormas) yang identik dengan perjuangan keagamaan, Front Pembela Ummat (FPU) dan Front Persaudaraan Islam (FPI) bertemu dan menyatakan kesiapannya melaporkan adu ayam yang ditenggarai terdapat unsur judi.

Rapat pemantapan rencana pelaporan penyelenggara komunitas PPAKN ini berlangsung di jalan Delima, Sabtu 29 Januari. 2022. Dihadiri H Rahman Saleh, H Makmur Raona, Dr Salim Sultan, Gusti Firmansyah,
Ustas Muh Nur, Ustas Muh Fahri, Mulyadi, Andi Asrida dan 5 orang simpatisan FPU Kota Parepare.

Rencana laporan ini viralnya di media terkait konteks ayam yang ternyata diisi dengan adu ayam yang diduga terdapat unsur judi didalamnya. Acara itu berlangsung di GOR Bulog Parepare, Ahad, 23 Januari 2022 lalu.

“Hari ini kita menggelar komunikasi dengan sejumlah pengurus organisasi keummatan di Kota Parepare, kita membahas sejauh mana sisi baik dan sisi buruk dari kegiatan Kontes ayam yang diduga diselipi adu atau sabung ayam yang di gelar di Kompleks pergudangan Bulog,” ujar Rahman Saleh dari FPU.

“Jadi tujuan komunikasi bersama pengurus FPU dan FPI ini, adalah menyamakan presepsi tentang kegiatan kontes ayam yang diduga ada unsur judi didalamnya, dan kita sudah simpulkan dan mengumpulkan beberapa bukti bukti dan bahan yang menjadi bukti pelaporan nantinya, dan itu kami lakukan dalam waktu dekat ini,”, terangnya

Ditempat yang sama, Ketua FPI Kota Parepare, Ustas Muh Fahry menegaskan apapun kontes pelaksananya jika sifatnya mengadu binatang (Kerbau, Ayam, Ikan dan Jangkrik) dan terdapat transaksi uang didalamnya,maka itu sifatnya judi, dan menurut agama itu haram.

Sementara Kuasa Hukum FPU Kota Parepare H Makmur Raona, mengatakan pihaknya siap melaporkan kasus dugaan praktek judi yang digelar di GOR Bulog Kota Parepare, selain itu, pihaknya juga akan mempertanyakan kelalaian pihak Bulog, dengan memberi fasilitas di aset BUMN tanpa memperhatikan estetika Kota Parepare yang menyandang kota Santri.

“Kami sudah memiliki bukti-bukti dan saksi-saksi terkait adanya dugaan unsur judi pada kegiatan konteks ayam yang digelar pekan lalu itu”, jelas Makmur Raona. (*/din)