JAKARTA VOICESULSEL — Direktur Eksekutif New Indonesia Research & Consulting, Andreas Nuryono, dalam keterangannya menyatakan pasangan Prabowo-Gibran unggul jauh dari dua pasang capres-cawapres lainnya dalam simulasi tiga pasangan calon. Elektabilitas pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut dua, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, menembus angka 50 persen lebih.
Dengan demikian, paslon capres tersebut di prediksi menang satu putaran. “Dengan elektabilitas menembus 50,5 persen, pasangan Prabowo-Gibran diprediksi bakal menang pilpres dalam satu putaran,” ujar Andreas Nuryono dalam keterangannya dilansir Antara.
Menurut Andreas, terjadi perubahan signifikan dalam rentang tiga bulan terakhir atau sebelum peta kontestasi pilpres mengerucut ke tiga pasangan. Pada survei bulan September, elektabilitas Prabowo belum mencapai 40 persen dalam simulasi tiga nama capres.
Setelah dipasangkan dengan Gibran yang merupakan putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), dukungan terhadap Prabowo meroket. Sebaliknya, Ganjar dan Anies elektabilitasnya melorot kembali ke simulasi banyak nama capres. “Pemilihan figur cawapres lebih banyak mendongkrak elektabilitas Prabowo alih-alih Ganjar maupun Anies,” kata Andreas.
Sementara pasangan nomor urut tiga Ganjar Pranowo-Mahfud Md mendapatkan sebesar 26,0 persen. Sementara itu, pasangan nomor urut satu, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, hanya 15,3 persen, dan sisanya menyatakan tidak tahu/tidak jawab 8,2 persen.
Survei New Indonesia Research & Consulting dilakukan pada 25-30 November 2023 terhadap 1200 orang mewakili seluruh provinsi. Metode survei adalah multistage random sampling, dengan margin of error ±2,89 persen dan pada tingkat kepercayaan 95 persen.