Beranda ยป Masuki Tahun Pemilu, Baznas Sosialisasi Manajemen Resiko dan Kode Etik Amil Zakat

Masuki Tahun Pemilu, Baznas Sosialisasi Manajemen Resiko dan Kode Etik Amil Zakat

Bagikan

VOICE PAREPARE — Pelaksanaan pemilu serentak diseluruh Indonesia tidak terasa waktunya semakin dekat sebagai ikhtiar memilih pemimpin melalui mekanisme demokrasi.

Memasuki tahapan pemilu menjadi tantangan tersendiri bagi penggiat Filantropi khususnya Lembaga Zakat Nasional laiknya Baznas.

Banyak cobaan dan godaan politik yang bisa menggoyahkan independensi dan netralitas Amil Zakat Baznas dalam pengumpulan dan pendistribusian Zakat Infak dan sedekah. Sehingga diperlukan manajemen resiko dan kode etik amil zakat agar tetap melayani umat sepenuh hati.

Hal ini disampaikan oleh Tim Baznas Republik Indonesia devisi Kepatuhan dan Manajemen Resiko dalam acara Sosialisasi Managemen Resiko dan Kode Etik Amil Zakat Memasuki Tahun Pemilu yang selenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Parepare Selasa 12 Desember 2023 di Baruga Rujab Walikota Parepare.

Ayu Alifkah,SE Selaku ketua panitia dalam pada pembukaan acara tersebut melaporkan bahwa Kegiatan Sosialisasi Manajemen Resiko dan Kode Amil Zakat memasuki Tahun Pemilu yang dilaksanakan oleh Baznas Kota Parepare dengan dukungan penuh oleh Baznas RI khususnya Devisi Kepatuhan dan manajemen resiko bertujuan untuk meningkatkan risk awareness dan kode etik di tahun pemilu sebagai tindakan preventif pelanggaran kode etik yang berkaitan dengan politik praktis, dan memastikan BAZNAS provinsi dan BAZNAS Kab/kota bersih dari potensi tindakan politik praktis maupun pelanggaran kode etik lainnya.

Adapun peserta kegiatan ini terdiri dari utusan Pimpinan Baznas se Ajattappareng Plus antara lain dari Baznas Barru,Pinrang,Sidrap,Enrekang,Soppeng dan Kota Parepare sendiri.kedua pimpinan Lembaga Amil Zakat (LAZ) Lazismu,Lazisnu,WIZ, BMH, Kurir Langit,Baitul Munzalan Ibdonesia (BMI) serta para Satgas Zakat Kota Parepare Terang Ayu yang juga sebagai kepala staf Baznas Kota Parepare.

Saiful,S.Sos.I.,M.Pd ketua Baznas Kota Parepare dalam sambutan singkatnya menjelaskan urgensi kegiatan ini selain sebagai ajang silaturrahim antar penggiat gerakan Filantropi juga sebagai wadah untuk mendapatkan pencerahan dalam peran dan bargaining posisi Baznas Jelang tahun politik yang cukup Pelik.

“Sebagai aktifis Filantropi maka ada azas dan prinsip universal yang harus kita jaga. apa itu? yaitu Azas Non Primordialisme, Non Sektarian dan non Partisan dalam melakukan pelayanan dan pendistribusiaan ZIS tidak atas nama suku,etnis,kelompok,ras dan aliran partai politik sehingga penggiat Kemanusiaan tetap tegak lurus pada prinsip norma dan etika,” terang Saiful.

Ketua Baznas Propinsi Sulawesi selatan Dr dr Muh Khidry Alwi,M.Kes.,MA menekankan pentingnya pata amil Baznas untuk fokus melayani Mustahik dan Muzakki dan tidak terlibat dalam politik praktis agar Umat percaya kepada Baznas.

“Harapan saya Amil Baznas harus bekerja Profesional,Independen dan menjaga kedekatan yang sama dengan semua pihak termasuk dalam pilpres,pilkada dan Pileg ini,” ujar Dosen Kesehatan Universitas Muslim Indonesia Makassar ini.

Penjabat Walikota Parepare Dr Drs Muh Akbar Ali,APm,M.Si dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Kepala Kantor Kesbangpol kota Parepare H.Rustam Asta,SE,M.Si mengapresiasi Program Baznas yang tidak saja terlibat dalam Fundraising dan pengelolaan Zakat infak sedekah tetapi juga mengambil peran dalam menciptakan Iklim perpolitikan yang berkualitas jelang tahun pemilu.

“Dengan tetap menjaga kemandirian dan Kode etik amil sehingga Baznas tetap menjadi pencetah dan perekat Silaturrahim diantara semua komponen bangsa,” ungkap Rustam Asta.