VOICESULSEL — Badan Amil Zakat (Baznas) Kota Parepare menggandeng Penyuluh Agama Islam beserta TNI dan Polri untuk memotret potensi zakat. Melalui kegiatan orientasi satgas zakat, Baznas Parepare melibatkan tiga komponen tersebut untuk menjadi ujung tombak informasi pelayanan zakat di Kota Parepare.
Ketua Baznas Parepare, Syaiful Amir mengatakan, keterlibatan tiga komponen itu, selain sebagai ujung tombak untuk keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya Babinsa dan Bhabinkamtibmas, juga menjadi bagian dari Baznas untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pelayanan zakat.
“Tiga komponen ini yakni penyuluh Agama Islam, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas diharapkan bersinergi dalam mewujudkan Kamtibmas dan mewujudkan masyarakat kota Parepare untuk sadar zakat,” papar Syaiful.
Menurut ustadz Syaiful, keterlibatan instrumen tersebut karena dianggap yang paling dekat dengan masyarakat. Hal itu disampaikannya usai mengikuti orientasi satgas zakat.di kantor Kementerian Agama Kota Parepare, Senin 12 Desember.
“Tentu mereka akan membantu dalam penyerapan bantuan Baznas kepada masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memotret potensi zakat yang ada,” tuturnya.
Ia berharap, tujuan dari kolaborasi itu, bagaimana potensi zakat di Parepare ini bisa lebih besar karena bekerja sama dengan semua pihak.
Pada kesempatan itu, turut diundang menjadi pembicara, antara lain Kepala Kementerian Agama Kota Parepare, Kapolres Parepare, Dandim 1405 Parepare, Kepala Baznas Parepare serta Wakil Ketua Baznas dari Kabupaten Barru. (FS)