Beranda » Lapas Parepare Gelar Tasyakuran Hari Bakti Pemasyarakatan ke-61, Kalapas Totok Budiyanto Beri Penghargaan kepada Stakeholder

Lapas Parepare Gelar Tasyakuran Hari Bakti Pemasyarakatan ke-61, Kalapas Totok Budiyanto Beri Penghargaan kepada Stakeholder

Bagikan

PAREPARE, VOICESULSEL – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Parepare menggelar Tasyakuran Hari Bakti Pemasyarakatan ke-61 yang dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada sejumlah stakeholder, Senin, 28 April 2025. Acara ini berlangsung serentak se-Indonesia melalui siaran langsung zoom bersama Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) RI.

Tasyakuran ini turut dihadiri oleh pejabat Pemerintah Kota Parepare yang mewakili Wali Kota, Kepala Kejaksaan Negeri Parepare, serta pejabat dari Forkopimda dan lembaga mitra lainnya. Kegiatan dipusatkan di Aula Lapas Parepare dengan suasana penuh khidmat.

Kepala Lapas Parepare, Totok Budiyanto, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh stakeholder atas dukungan mereka dalam pelayanan, pelatihan, dan pendidikan terhadap warga binaan. Ia memberikan penghargaan tanda kehormatan kepada Wali Kota Parepare, Kapolres, Kepala Kejaksaan, Dandim 1405 Mallusetasi, dan Ketua Pengadilan Negeri Parepare, sebagai bentuk terima kasih atas kerja sama yang terjalin selama ini.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh stakeholder yang telah mendukung dan membantu kami dalam memberikan pelayanan, pelatihan, dan pendidikan kepada warga binaan,” ujar Totok.

Totok mengungkapkan, sejak menjabat sebagai Kalapas Parepare pada Oktober 2022, ia berupaya membangun koordinasi yang kuat baik internal Lapas maupun dengan institusi eksternal dan masyarakat. Ia mengedepankan nilai-nilai budaya lokal Bugis yakni Sipakatau, Sipakalebbi, dan Sipakainge dalam pelaksanaan tugas sehari-harinya.

“Saya menerapkan budaya saling memanusiakan, saling menghargai, dan saling mengingatkan sebagai falsafah budaya lokal. Motto ini menghidupkan nilai-nilai saling menguatkan dan saling menghormati satu sama lain,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Totok juga menekankan pentingnya memperlakukan warga binaan sebagai manusia seutuhnya, tanpa diskriminasi, sesuai dengan prinsip lembaga pemasyarakatan.

“Jangan sampai ada warga binaan yang merasa diperlakukan tidak adil. Banyak hak mereka yang harus kita penuhi meskipun berada di balik tembok penjara,” tegasnya.

Lapas Parepare di bawah kepemimpinannya telah memberikan berbagai layanan kepada warga binaan seperti pendidikan kesetaraan, layanan kesehatan, program ketahanan pangan, pelatihan vokasi, pendidikan keagamaan, hingga penyuluhan hukum. Semua program ini bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan dan ilmu yang bermanfaat saat mereka kembali ke masyarakat.

Di akhir acara, diumumkan pula bahwa Totok Budiyanto akan berpindah tugas sebagai Kepala Balai Pemasyarakatan (Bapas) di Semarang, Jawa Tengah. Acara pisah sambut direncanakan akan berlangsung pada 30 April 2025.