Beranda ยป Kurikulum Merdeka, SDN 3 Gelar Festival Literasi Budaya

Kurikulum Merdeka, SDN 3 Gelar Festival Literasi Budaya

Bagikan

VOICE SULSEL — SDN 3 Parepare kembali menggelar festival literasi budaya. Kegiatan rutin ini dilakukan untuk meningkatkan kreativitas para peserta didik. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Parepare,

Arifuddin mengaku, festival literasi budaya merupakan bagian dari mendukung program kurikulum merdeka, yang mana kurikulum merdeka bukan lagi memaksakan peserta anak-anak untuk mendapatkan nilai mata pelajaran tinggi. Tetapi memberikan ruang kepada anak-anak untuk berkreativitas.

“Anak-anak kita ini dibentuk karakternya,” katanya.

Arifuddin menjelaskan, kegiatan festival seperti itu terbentur pada anggaran yang terbatas. Sehingga segala kegiatan harus melalui manajemen berbasis sekolah dengan mengharapkan partisipasi dan dukungan orang tua siswa.

“Kegiatan seperti ini boleh dilakukan akan tetapi harus dengan dukungan persatuan orang tua siswa melalui sumbangan sukarela, bukan pungutan,” katanya

Kata dia, kegiatan festival tersebut agar lebih berkembang yang didukung penuh dengan orang tua siswa. Sebab sekolah sudah menjadi milik dan tanggung jawab untuk dikembangkan bersama.

Sementara Plt Kepala SDN 3 Parepare, Amirullah menjelaskan, kegiatan festival literasi budaya telah berlangsung pada tahun 2018 lalu, namun sempat ditunda selama dua tahun karena pandemi.

Menurutnya, kegiatan festival merupakan aksi nyata kurikulum merdeka dan penilaian pada kurikulum 2013. “Betul dikatakan pak kadis tadi, bahwa Indonesia itu hebat karena bisa melaksanakan dua kurikulum, yakni kurikulum merdeka dan kurikulum 2013.

Ia mengapresiasi seluruh orang tua siswa yang mendukung terlaksananya kegiatan festival tersebut. “Alhamdulillah kegiatan ini bisa terlaksana karena kerjasama dengan seluruh stakeholder seperti komite, persatuan orang tua, wali kelas dan dukungan kepala dinas pendidikan,” jelasnya.(FS)