Beranda » KKB Kembali Berulah, Dua Warga Sulsel Jadi Korban, Satu Tewas

KKB Kembali Berulah, Dua Warga Sulsel Jadi Korban, Satu Tewas

Warga mengevakuasi korban penembakan oleh KKB di puncak jaya Papua
Bagikan

VOICE SULSEL — Dua orang warga Sulsel menjadi korban penembakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kampung Lumbuk, Distrik Tinggi Nambut, Kabupaten Puncak Jaya, Papua. Saleno Lolo asal Kabupaten Toraja Utara tewas tertembak dan rekannya Sauku Daeng Paewa asal Kabupaten Gowa mengalami luka tembak di bagian kepala dan mengalami kritis.

Jenazah Saleno Lolo tiba di kampung halaman di Dusun Balambang, Desa Balusu Bangunlipu, Kecamatan Balusu, Toraja Utara, Kamis 14 April. Jenazah diantar dengan mobil ambulance dari Makassar setelah diterbangkan dari Timika Papua. Ia merantau sejak dua tahun lalu ke Papua dan menjadi tulang punggung keluarga.

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman memastikan juga akan memulangkan korban KKB Papua asal Gowa yang kritis.

“Pemerintah Provinsi Sulsel melalui tim sedang bekerja untuk memulangkan korban KKB Papua yang berasal dari Gowa setelah menjalani perawatan dan juga akan memberikan santunan kedukaan kepada korban meninggal 1 orang di Toraja,” kata Andi Sudirman Sulaiman.

Diketahui warga yang meninggal mencari nafkah di Papua dengan menjadi tukang ojek. Ia tewas tertembak di bagian dada oleh kelompok separatis KKB saat mengantar penumpang ojek ke daerah Distrik Tinggi Nambut, Puncak Jaya, Papua.

Gubernur juga menyampaikan duka mendalam atas peristiwa ini dan meminta kepada aparat untuk memburu pelaku.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Sulsel mengucapkan duka mendalam serta mendorong aparat TNI-Polri untuk memburu pelaku-pelaku teroris di Papua,” sebutnya.

Sebelumnya dikabarkan KKB kembali menembak dua orang tukang ojek di Kampung Lumbuk Distrik Tinggi Nambut Kabupaten Puncak Jaya, Selasa (12/4/2022), pukul 10.00 WIT.

Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal melalui rilisnya membenarkan kejadian tersebut. Dari penembakan tersebut satu orang tukang ojek meninggal dunia dan satu dalam keadaan kritis.

“Ada dua korban dari penembakan itu, yang meninggal dunia atas nama Soleno Lolo akibat luka tembak dibagian rusuk sebelah kanan dan yang satu kritis atas nama Sauku Dg Paewa mengalami luka tembak dibagian kepala,” kata Kabid Humas Polda Papua.

Menurut Kamal saat ini korban kritis sudah dievakuasi ke RSUD Mulia untuk mendapat perawatan medis lebih lanjut dan korban meninggal dunia masih menunggu pihak keluarga apakah diterbangkan ke kampung halaman atau dimakamkan di Puncak Jaya.

Kamal mengungkapkan, kedua korban ditembak oleh KKB saat berkendara setelah mengantarkan penumpang kemudian dihentikan oleh orang tak dikenal.