Beranda ยป Kinerja DPRD Parepare Kembali Disorot Terkait Rumah Impian, WCR : Jangan Sampai Anggaran Habis Karena Denda

Kinerja DPRD Parepare Kembali Disorot Terkait Rumah Impian, WCR : Jangan Sampai Anggaran Habis Karena Denda

Bakal Calon anggota DPRD Parepare, Nasrullah (Wa'Caru)
Bagikan

VOICE SULSEL — Salah satu proyek yang berbasis masyarakat proyek rumah impian di Jalan Lambo Kelurahan Cappa Galung Kota Parepare sampai saat ini diduga belum selesai. Proyek tersebut berefek ke penerima manfaat karena rumah mereka dibongkar dan selanjutnya menyewa rumah menunggu rumah impian tersebut selesai.

“Artinya ada beban sewa rumah untuk penerima manfaat,” kata Nasrullah kepada media ini, Sabtu 8 April.

Pria yang akrab disapa WCR ini menduga dari awal kinerja komisi lll DPRD sangat dipertanyakan. Dari sekian banyak proyek yang berjalan katanya tidak terbayar di akhir tahun.

“Proyek rumah impian tersebut menyebrang tahun anggaran yang otomatis proyek tersebut seharusnya kena denda berjalan sampai rumah impian tersebut selesai, saya harus intervensi karena ini keluarga saya,” katanya

“Artinya sudah berjalan dibulan ke empat denda proyek rumah impian berjalan.
Jangan sampai proyek rumah impian anggarannya habis hanya utk bayar denda saja,” sambung pria humoris itu.

Anehnya kata dia, sampai saat ini tidak melihat tindakan konkrit dari komisi lll DPRD. Dalam hal fungsi pengawasan dewan sepertinya tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Bakal Calon Wakil Rakyat dari partai PKS itu meminta komisi lll memanggil instansi terkait guna mempertanyakan apa penyebab proyek rumah impian sampai saat ini diduga belum selesai.Dan menemukan solusi apa yang harus dilakukan sehingga proyek tersebut bisa terselesaikan.

“Karena saat ini penerima manfaat menerima efeknya minimal bayar sewa rumah krn menunggu rumah impian selesai dikerjakan. Semoga APH mencermati hal ini yang pada saatnya untuk diusut tuntas terkait proyek rumah impian ini,” tandasnya.

Dikonfirmasi, Ketua Komisi III DPRD Ibrahim Suanda mengaku akan mengecek progres kelanjutan proyek tersebut. Ia bilang pihak DPRD sudah melakukan hearing dengan pihak terkait membahas proyek tersebut. “Terakhir kami hearing dijanji akan diselesaikan, tapi kami belum mengetahui persis perkembangan proyek tersebut,” katanya.

Ditanya terkait habisnya anggaran proyek tersebut, Ibrahim justru kaget. “Kenapa bisa kehabisan anggaran, nanti hari Senin di kroscek,” kata politisi PAN tersebut.
Ibrahim sempat menyinggung denda yang harus dibayar pada proyek tersebut karena melewati masa kerja.(ak)