Beranda » Ketua IMM Parepare Bantah Kegiatan Dialognya Dibubarkan Polisi

Ketua IMM Parepare Bantah Kegiatan Dialognya Dibubarkan Polisi

Ketua IMM Parepare dan Panitia Dialog Kepemudaan membantah adanya intervensi yang dilakukan polisi pada kegiatan dialog
Bagikan

PAREPARE, VOICESULSEL  – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel) membantah kegiatan dialog yang digelarnya dibubarkan oleh polisi.

IMM menggelar dialog kepemudaan di R57 Mini Soccer and Coffee, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, pada Jumat (19/1/2024).

Dialog ini, di ikuti oleh mengundang Ketua BEM Universitas Indonesia (UI) Melki Sedek Huang, Ketua BEM KM UGM, Gielbaran M Noor, Ketua BEM Unpad Haikal, dan Sekjen Sema Paramadina Afiq Naufal, sebagai narasumber.

Ketua IMM Parepare Aditya Yusriadi mengatakan dialog kepemudaan yang digelarnya berjalan lancar.

Dia menyebut kegiatannya tersebut tidak ada pembubaran dari pihak kepolisian.

“Kegiatan dialog kepemudaan yang kami selenggarakan kemarin di R57 Mini Soccer dan Coffee berlangsung aman dan kondusif, tidak ada pembubaran dari polisi,” jelasnya, Sabtu (20/1/2024).

Keterlibatan kepolisian dalam kegiatan itu kata dia sebagai bentuk koordinasi IMM Parepare sebagai organisasi kepemudaan.

Sementara, Ketua Panitia Pelaksana Amiruddin menegaskan dialog kepemudaan yang digelar IMM Parepare tidak ada intervensi dari pihak kepolisian.

“Saya tegaskan disini kegiatan dialog kami kemarin tidak ada pembubaran dan Intervensi yang dilakukan pihak kepolisian,” tegasnya.

Kegiatan dialog itu kata dia berjalan aman dan lancar selama lebih dari satu jam dan berlangsung sesuai harapan.

Sebelumnya, dikabarkan kalau dialog tersebut dibubarkan pihak kepolisan. Informasi yang tayang di media online nasional itu menyebut kalau kegiatan dialog yang dihadiri Ketua BEM UI tersebut dibubarkan pihak kepolisian.