Beranda ยป Keluarga Korban ‘Keberatan’ Pernyataan Kadis Pendidikan Parepare

Keluarga Korban ‘Keberatan’ Pernyataan Kadis Pendidikan Parepare

Yuni Kakak Kandung korban perundungan di SDN 11 Parepare
Bagikan

PAREPARE, VOICE SULSEL — Keluarga siswa SDN 11 yang patah tangan akibat perundungan disekolahnya merasa keberatan atas pernyataan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Parepare Arifuddin Idris yang menyebutkan kasus di SDN 11 itu karena perkelahian. Kakak korban kepada wartawan mempertanyakan hal tersebut sebab dinilai sebagai bentuk lepas tangan.

“Ini kadisnya bantah soal pemajakan dan pem-bully-an, dia cuma bilang berkelahi, coba ditanya motif perkelahiannya apa? terus berkelahi saat jam istirahat gurunya dimana semua? Kenapa tidak ada yg tahu? Dan kalau memang kadis yang interogasi ke gurunya, loh kenapa bisa pak kadis tau tentang kasusnya? Apakah kepala sekolah yang minta bantuan ke kadis? Ada kerjasama kayaknya dibalik ini semua,” sesal Yuni kepada wartawan, Sabtu 3 Juni.

Sebelumnya, Arifuddin Idris dalam keterangannya kepada media koridor mengatakan, peristiwa patah lengan kanan siswa atas nama RS disebabkan karena perkelahian yang kemudian menyebabkan anak tersebut terjatuh. Arif juga membantah kalau terjadi pemalakan pada siswa yang dimaksud.

Seperti diketahui, siswa kelas IV SDN 11 Parepare mengalami patah lengan kanan karena diduga terkait perundungan oleh teman kelasnya sendiri. Peristiwa ini terjadi pada Kamis 25 Mei lalu, namun baru dilaporkan ke polisi setelah kedua orang tua korban (RS) merasa dirugikan oleh pihak sekolah karena terkesan lepas tangan.

Kasus ini sudah ditangani oleh pihak kepolisian melalui Unit PPA Satreskrim Polres Parepare.(ak)