Beranda ยป Kasihan, Balita Penderita Lumpuh Otak Butuh Uluran Tangan, Baznas Open Donasi

Kasihan, Balita Penderita Lumpuh Otak Butuh Uluran Tangan, Baznas Open Donasi

Pengurus Baznas Parepare menyambangi rumah balita malang Muhammad Farrasah (Arsya) di Soreang Parepare
Bagikan
Muhammad Farrasah hanya bisa terbaring karena penyakit lumpuh otak yang dideritanya

VOICE, PAREPARE — Sungguh malang nasib balita ini. Namanya Muhammad Farrasah, atau dipanggil Arsya. Warga Kelurahan Bumi Harapan Kecamatan Bacukiki Barat Kota Parepare ini baru berusia 4 tahun 2 bulan.

Sejatinya Arsya lahir dan tumbuh sehat seperti anak – anak pada umumnya. Namun Allah berkekendak lain, Arsya didiagnosis mengidap penyakit lumpuh otak (cerebral palsy) yang disebabkan oleh perkembangan otak yang tidak normal.

 

Hal itu diungkap Pengurus Baznas Kota Parepare, Abd Rahman saat berkunjung dirumahnya pada Kamis, 21 September lalu.

Terlihat, ada bekas jahitan mengelilingi lingkar kepalanya, sebab dulunya pernah mendapat tindakan operasi di rumah sakit.

“Meski mengantongi BPJS, namun tentu kita punya bayangan yang sama, butuh ongkos akomodasi, transportasi, penebusan obat yang tidak sedikit,” kata Abdul Rahman.

 

Kata dia, selama menjalani pengobatan, Ibu Arsya (Asdariani) berstatus single parents mengasuh anaknya dengan penuh kesabaran. suaminya meninggalkannya setahun yang lalu. Hingga untuk nafkah, Ibu Arsya hanya mengandalkan hasil dari jualan kripik yang omzetnya tidak menentu. Itupun kadang dalam waktu yang lama tidak mengolah jajanan karena sibuk mengurusi anaknya.

“Ibu Arsya menceritakan ini dengan berlinang air mata.
“Katanya ia pernah mengalami sakit ginjal karena kelamaan memangku Arsya,” tuturnya.

 

Rumah yang dihuni Arsya dan ibunya merupakan peninggalan orangtua. Lumayan bagus, terawat dan sedikit luas, tapi meski begitu, penghuni didalamnya selalu menjerit dan menangis dalam doa- doanya.

Keluarga ini tinggal bersama neneknya dan juga kedua kakaknya di rumah tersebut. Ayah Arsya yang pergi tidak meninggalkan apapun, bahkan selama kepergiannya, berkabar sekali saja tidak pernah, apalagi mengirimkan tanda kasih dan cinta buat anak-anaknya.

“Dan pada akhirnya kita semua meski bersepakat pada satu hal, bahwa demi kemanusiaan kita harus tegak pada pengabdian tanpa batas. Karena kita yakin, Allah selalu menyimpan banyak orang-orang baik,” beber Abdul Rahman.

Bahwa Arsya tentu masih punya Ayah, Ibu, saudara, dan sahabat, dan itu adalah kita semua,” tambahnya.

 

Sementara Ketua Baznas Parepare, Saiful mengajak warga untuk mengulurkan bantuan kepada Arsya dan ibunya yang mengalami kesulitan.

“Baznas kota Parepare mengajak bapak/ibu untuk peduli dan membantu adik Arsya untuk sembuh dari penyakit yang lumpuh otak. Semoga Allah memberkahi kita semua dengan hati tergerak membantu sesama dengan donasi zakat atupun sedekah,” harapnya.

Mari Bantu Sehat Arsya dengan berdonasi melalui rekening Baznas Kota Parepare ;

1. Bank BRI 0064.01.012559.53.2

2. Bank BPD Sulselbar 030.002.000006848.4 atau

3. BSI 7171777668 atau via

4. Bank Muamalat 8030123456 atau melalui layanan jemput donasi 081342346244 ajak Ayu Staf Baznas Parepare.