VOICE PAREPARE — Seorang warga di Jalan Jambu ditemukan tergantung didalam kamar rumahnya Minggu (petang) 28 Oktober. Warga inisial RSD (21) ditemukan meninggal dalam posisi tergantung didalam kamar. Adalah mertuanya sendiri yang menemukan menantunya sudah tewas tergantung dari seutas tali tambang berwarna biru.
Menurut penuturan warga, korban diduga nekat mengakhiri hidupnya setelah frustasi ditinggal istrinya selama empat hari. Sementara korban tinggal dan bekerja bersama mertuanya di bengkel Andas Jalan Jambu.
“Tadi ada’ji ma bengkel disini, kebetulan motor anak saya yang dia kerja, pas jelang Magrib selesai na kerja itu motor anakku,” kata puji, salah satu warga yang dimintai keterangan.
Menurut Puji, korban dalam keadaan biasa saja dan sangat ceria, atau tak seperti pada umumnya orang yang sedang memiliki beban.
“Tapi dia ceria ji seperti kalau tidak ada masalah,” ujarnya.
Namun siapa yang menduga, selepas Maghrib korban sudah ditemukan meninggal dalam posisi tergantung. Korban diduga bunuh diri dengan cara gantung diri karena tak tahan ditinggal istrinya yang pergi meninggalkan rumahnya.
“Katanya dia ditinggal sudah empat hari oleh istrinya. Tadi sempat dia telpon istrinya mengancam ‘kalau tidak pulang saya bunuh diri,” katanya
Korban diketahui meninggalkan satu orang anak yang masih kecil. Sementara orang tua korban yang sebelumnya tinggal di salah satu BTN di Parepare dikabarkan sudah pindah ke Papua.
Berdasarkan KTP, korban bernama Rusdianto kelahiran Taranggi Pasang Kayu Sulbar, 5 Maret 2002. Korban menikah dengan istrinya dan tinggal bersama di Jalan Jambu Parepare.(fs)