PAREPARE, VOICESULSEL — Pengurus Masjid Miftahul Jannah, Sao Lapadde Mas, Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung, Kota Parepare kembali menggelar kajian rutin lanjutan Sabtu Subuh yang berlangsung khidmat dan mendapat perhatian penuh dari para jemaah, Sabtu (17/1/2026).
Kajian yang dilaksanakan setiap dua pekan ini menghadirkan Ustadz Dr Budiman Sulaiman, M.Hi dengan materi lanjutan bertajuk “Shalat: Rukun, Syarat, dan Sunnah”. Kegiatan berlangsung usai pelaksanaan salat Subuh dan diikuti jemaah dengan antusias.
Sejumlah tokoh turut hadir dalam kajian tersebut, di antaranya dua mantan Kepala Dinas Pendidikan Kota Parepare, Drs H Ismail Edi dan H Anwar Saad, SH, MH. Hadir pula H Tahang Adam, SH mantan anggota DPRD Kota Parepare, Drs H Wahyuni Halik mantan Kabag Kesra Pemkot Parepare, serta tokoh masyarakat dan jemaah Masjid Miftahul Jannah lainnya.
Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Miftahul Jannah Kota Parepare, H Tahang Adam, SH mengatakan, kajian rutin Sabtu Subuh merupakan program masjid yang dilaksanakan secara berkelanjutan untuk meningkatkan pemahaman keagamaan jemaah.
“Kajian rutin ini dilaksanakan setiap Sabtu Subuh setiap dua pekan. Saat ini materinya sudah masuk tahap lanjutan tentang syarat, rukun, dan sunnah salat yang dibawakan langsung oleh Ustadz Dr Budiman Sulaiman,” ujarnya.
Menurutnya, program kajian rutin tersebut telah berjalan sesuai harapan dan mendapat respon positif dari jemaah yang terus setia mengikuti setiap pertemuan.
Hal senada disampaikan penyelenggara kajian, Dr Musyarif, S.Ag., M.Ag yang juga dosen IAIN Parepare. Ia menjelaskan bahwa kajian rutin merupakan bagian dari program kerja pengurus masjid dengan menghadirkan penceramah yang kompeten dan ahli di bidangnya.
“Ini merupakan program kerja pengurus masjid dengan menghadirkan penceramah yang dianggap mumpuni di bidangnya, termasuk Ustadz Dr Budiman yang membahas secara mendalam tentang tata cara salat,” ungkapnya.
Sementara itu, pemateri kajian, Dr Budiman Sulaiman, M.Hi yang juga Direktur Ma’had Jami’ah IAIN Parepare dan Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Parepare, dalam pemaparannya menjelaskan pentingnya memahami dan melaksanakan salat sesuai tuntunan yang benar.
Ia menilai kegiatan kajian rutin seperti ini sangat baik, terlebih jika dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai penceramah yang kompeten.
“Kajian ini sangat bagus jika dilakukan secara rutin. Tidak harus selalu saya, tapi bisa dilanjutkan oleh penceramah lain yang memang ahli di bidangnya,” pungkasnya. (ama)