BARRU, VOICESULSEL — Seorang warga Cilellang Kecamatan Mallusetasi Kabupaten Barru, inisial HS ditemukan meninggal dunia dalam posisi tubuh tergantung pada seutas tali yang melingkar dilehernya di kolom rumahnya, di Dusun-dusun Desa Cilellang, Minggu siang, 23 Maret 2025.
Korban pertama kali ditemukan oleh suaminya sendiri pada hari itu dan langsung melaporkan kejadian tersebut kepada warga.
Sontak, kejadian ini menyita perhatian warga setempat, termasuk aparat kepolisian yang datang langsung ke lokasi.
Menurut orang tua korban, Amiruddin mengatakan, anaknya tersebut dilaporkan sempat bertengkar dengan suaminya sebelum ditemukan meninggal tergantung.
“Saya sempat dikabari kalau anak saya bertengkar disana (dirumahnya),” ujarnya kepada wartawan.
Namun tidak berselang lama, iparnya mengabari kalau anaknya tersebut sudah meregang nyawa.
Ia pun lalu bergegas ke rumah korban dan mendapati sudah banyak orang disana.
“Sudah banyak orang disini saat saya datang dan saya sayangkan, suaminya melihat sendiri istrinya tergantung, tapi kenapa tidak dilepas tali gantungannya,” ujarnya.
Hal sama juga diungkap adik korban. Menurutnya, istrinya sempat melaporkan kalau HS akan melakukan bunuh diri. “Istri saya bilang kalau kakak HS akan bunuh diri,” paparnya.
Sampai berita ini diturunkan, belum diketahui motif dari kematian korban. Jenazah korban kini disemayamkan di rumah orang tuanya di Lumpue Kota Parepare.