VOICE PAREPARE – Polres Parepare menggelar simulasi sistem pengamanan kota (Sispamkota) dalam rangka pengamanan Pemilu 2024 mendatang.
Simulasi ini digelar untuk mewaspadai terjadinya potensi kerusuhan dari pelaksanaan pemilu 2024
Sispamkota ini berlangsung di depan Kantor KPU Parepare, Jalan Bumi Harapan, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu 18 Oktober.
Kapolres Parepare AKBP Arman Muis mengatakan simulasi yang digelar didepan Kantor KPU Parepare melibatkan 800 personil dari satuan TNI polri dan stakeholder terkait.
“Hari ini kita melakukan simulasi yang melibatkan TNI-Polri, personel dari Brimob, Satpol PP, Damkar dan stakeholder pemerintah sampai penyelenggara pemilum,” jelasnya.
Arman Muis menjelaskan berbagai adegan pengamanan dalam pengamanan tahapan pemilu diperagakan di simulasi ini.
Mulai dari tahapan, kampanye hingga pengamanan dari tahapan akhir penghitungan suara.
“Tadi ada beberapa teknis yang diperagakan yang menjadi fokus kita untuk mengantisipasi,” jelasnya.
Hal ini dilakukan untuk memberikan rasa aman para masyarakat yang akan memberikan hak suaranya dan juga pengamanan perhitungan suara mulai dari TPS hingga ke KPU.
Pada simulasi itu, terlihat diperagakan sejumlah adegan kericuhan saling dorong hingga aksi bakar ban.
“Memang ada tadi di dalam simulasi ada riak-riak. Insiden ini telah dikoordinasikan sebelumnya dengan bekerja sama dengan TNI-Polri dengan instansi lainnya,” ungkap Kapolres.
Sementara Wakil Walikota Parepare Pangerang Rahim mengapresiasi simulasi pengamanan pemilu yang dilakukan polri dan TNI. Pangerang dalam keterangannya memuji personil TNI polri maupun Brimob yang terlihat siap dalam pengamanan pemilu 2024 khususnya di kota Parepare.(fs)