BARRU, VOICE SULSEL — Menjadi seorang calon anggota legislatif bukanlah pilihan bagi setiap orang. Tapi bagaimana jikalau takdir itu yang datang menjemput. Begitulah sepenggal kisah Dabianti Djalil hingga dirinya terjun ke politik. Pengusaha UMKM yang merintis usaha di Desa Bojo Kabupaten Barru Sulsel itu tak pernah mengira akan bergabung ke partai politik.
Hingga pada satu ketika seorang pejabat daerah bertandang ke rumahnya. “Jadi saat itu pak Wakil Bupati Barru datang ke rumah, kebetulan saya lagi ke luar daerah saat itu,” kata Debi mengawali kisahnya.
Debi mengaku mengenal Wakil Bupati, H. Aska Mappe SH, karena hubungan keluarga dan pernah bertugas di Polman saat menjabat sebagai Wakapolres. Namun setelah itu, terpilih sebagai Wakil Bupati Barru. “Tidak mengira sama sekali, beliau tiba-tiba bertemu saya,” urainya.
Kedatangan pejabat daerah tersebut dimaknai Debi sebagai sebuah rezeki. Sebab menurutnya, tidak banyak orang yang mendapatkan kesempatan yang sama untuk bertemu dengan seorang pejabat. “Saya berpikir ini mungkin rezeki saya, sebab seorang rakyat biasa tidak gampang bertemu dengan petinggi daerah, jadi saya Bismillah,’ paparnya.
Singkat cerita, dipertemuannya dengan orang nomor 2 Kabupaten Barru itu, Dabianti Djalil diajak untuk bergabung ke parpol sekaligus menjadi calon legislatif dari partai Gerindra. “Kebetulan pak Wakil Bupati ini adalah ketua DPC Gerindra Barru, saya diajak gabung sekaligus jadi caleg,” ujar perempuan kelahiran Campalagian Polman itu.
Dabianti menuturkan, Ketuanya tersebut berencana untuk maju sebagai kandidat bakal calon Bupati Barru untuk periode 2024-2029. “Beliau meminta saya untuk membantunya dan saya siap, sebab saya yakin, ada hikmah dibalik semua itu” jelasnya
Kini Dabianti Djalil tergabung dalam calon legislatif untuk daerah pemilihan 3 Kecamatan Mallusetasi. Dapilnya meliputi Kelurahan Bojo Baru sampai dengan Desa Cilellang.
Setelah mantap bergabung di Parpol, ia bertekad meraih simpati masyarakat dengan aktif bersosialisasi. Apalagi saat ini, dirinya diberi tanggung jawab oleh pemerintah kabupaten untuk mengurusi proyek bedah rumah masyarakat,” jadi saat ini saya sibuk dengan proyek bedah rumah sekaligus aktif mempromosikan diri di masyarakat dan meminta masukan mereka,” katanya.
Beberapa simpul warga telah berhasil ditemui dan menyatakan diri siap membantunya. Sebagai seorang keterwakilan perempuan, sudah tentu garis perjuangannya lebih dominan untuk membantu pemberdayaan kaum perempuan.
Namun demikian bukan tanpa hambatan, kesibukan dirinya sebagai Ibu Rumah Tangga sekaligus pengusaha juga menjadi tantangan tersendiri ditengah jam terbang sebagai seorang calon legislatif yang harus aktif bertemu masyarakat.
“Untuk saat ini tentu tidak semua bisa saya lakoni sendiri, jadi kami ada tim sukses yang dibentuk, namanya Gerbong (Gerakan Bersatu for Menang), sehingga tanggung jawab ini bisa terlaksana dengan baik.
Ia berharap melalui dukungan masyarakat, dirinya dapat mewujudkan cita-cita dan harapan untuk membangun kampung halaman yang saat ini yang dinilainya masih banyak yang perlu dibenahi. Sehingga, pembangunan diberbagai bidang menjadi salah satu visi yang akan diembannya.
Dabianti sendiri lahir di Desa Bonde, Kecamatan Campalagian Kabupaten Polman Sulbar. Sebelumnya ia juga pernah mengenyam bangku kuliah di Universitas Negeri Makassar (UNM). Selepas berkeluarga, ia lalu ikut suami ke Bojo Baru Kabupaten Barru dan menetap sambil mendirikan usaha rumah makan Fauzy Berkah yang saat ini sedang digelutinya.
Debi di kampung Campalagian merupakan keluarga yang akrab dengan politik. Beberapa keluarga dekatnya aktif di parpol, hingga duduk sebagai Kepala Desa dan Legislator di DPRD Polman. Selain itu, kerabat dekat lainnya merupakan pengurus partai di Gerindra.(ak)
Berikut Visi- Misi Dabianti Djalil (Calon Legislatif Partai Gerindra Dapil 3 Kabupaten Barru)
1. Pendidikan, Kesehatan dan Sumber Daya Manusia
2. Perempuan, Ibu dan Anak
3. Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam
4. Pemuda dan Olahraga
5. Ekonomi Kerakyatan
6. Seni Budaya, dan Pariwisata