VOICE, PAREPARE — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kota Parepare menyalurkan sumbangan kepada anak penderita lumpuh otak di Kelurahan Bukit Harapan Parepare, Jumat 29 September. Itu setelah open donasi terbuka yang dilakukan Baznas untuk membantu pengobatan Arsya, Balita warga Parepare penderita Celebral Palsy (Lumpuh Otak). Baznas telah berhasil mengumpulkan donasi dari berbagai pihak yang berempati kepada Arsya.
Ketua Baznas kota Parepare, Saiful Amir yang didampingi staf, Ayu Alifkah dan Nursyamsi menyerahkan donasi tersebut kepada Ibu Asdariani, selaku orang tua di Balai Kementerian Sosial RI di jalan Perintis Kemerdekaan KM 7 Makassar yang menjadi tempat untuk menginap selama proses pengobatan dan Terapi.
Saiful mengungkap hal tersebut setelah membesuk dan mendoakan Arsya.
“Alhamdulillah atas nama pimpinan Baznas menyerahkan donasi kepada adik Arsya yang saat ini menjalani proses pengobatan dan terapi di Rumah Sakit Dr Wahidin Sudiro Husodo Makassar,” katanya.
Donasi berupa uang sejumlah Rp 3.450.000,- diterima langsung oleh Ibunda Arsya, mewakili para yang turut berempati kepada adik Arsya atas penyakit yang menimpanya,” ujarnya.
Kata Saiful, donasi itu sebagai penyaluran tahap pertama, karena proses galang donasi Infak sedekah masih tetap berjalan, apalagi kebutuhan mendesak adik Arsya yang harus dibiayai cukup besar, yakni butuh kursi roda khusus Penderita Lumpuh Otak agar bisa tidur dan duduk dengan nyaman.
“Ini saran dokternya, kedua adalah kebutuhan Susu dengan merek khusus yang dikonsumsi setiap hari.karena hasil diagnosa anak ini juga mengalami Srunting maka asupan gizi dan nutrisinya harus terus diberikan.karena ini butuh biaya dimana ibu Arsya tidak mampu Olehnya itu melalui Baznas Kota Parepare kita terus Support adik Arsya agar bisa segera pulih kembali,” ungkap Saiful.
Ayu Alifkah staf Baznas turut menyerahkan susu dan obat-obatan kebutuhan Arsya mengucapkan apresiasi atas dukungan banyak pihak yang telah membantu Arsya dan bundanya. “Namun kami terus berharap support dan donasinya masih dibutuhkan agar proses Recovery kesehatannya bisa terus membaik,” harap Ayu.
Sementara Bunda Arsya, Asdariani sangat bersyukur dan bahagia karena masih banyak orang baik yang mau peduli dengan kondisinya bersama anak kesayangannya.
“Terima kasih tidak terhingga kami sampaikan kepada Baznas Kota Parepare dan seluruh donatur yang dengan ikhlas mendoakan dan membantu biaya pengobatan anak saya Arsya, serta biaya hidup selama menjalani pengobatan dan terapi,” ujarnya.
Asdariani mengungkap proses pengobatan belum bisa diprediksi sampai kapan selesai, namun pastinya masih harus bawa ke dokter dua kali sepekan untuk kontrol di rumah sakit Wahidin Makassar.
“Makanya saya diberi akomodasi oleh pihak kementerian sosial. Terima kasih untuk semua atas kepedulianta saya tidak mampu membalas apapun saya hanya mampu berdoa semoga Allah membalas segalanya,” pinta Asdariani dengan mata berkaca- kaca.(fs)