Beranda » Bawaslu Kota Parepare Berikan Pendidikan Politik dan Demokrasi kepada Peserta MPLS SMK Negeri 2 Parepare

Bawaslu Kota Parepare Berikan Pendidikan Politik dan Demokrasi kepada Peserta MPLS SMK Negeri 2 Parepare

Bagikan

Parepare – Bawaslu Kota Parepare memberikan pendidikan politik dan demokrasi kepada peserta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMK Negeri 2 Parepare, Senin (13/7/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Bawaslu dalam meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai demokrasi, kepemiluan, dan pentingnya menjadi pemilih yang cerdas serta berintegritas.

Kegiatan dibuka dengan sambutan dari pihak SMK Negeri 2 Parepare, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Ketua Bawaslu Kota Parepare, Muh. Zainal Asnun. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah atas terjalinnya kerja sama dengan Bawaslu Kota Parepare dalam memberikan pendidikan politik dan demokrasi kepada para pelajar.

Muh. Zainal Asnun mengatakan bahwa pendidikan politik dan demokrasi perlu diberikan sejak dini, meskipun sebagian besar peserta MPLS belum memiliki hak pilih. Menurutnya, para siswa merupakan calon pemilih pemula yang diperkirakan akan menggunakan hak pilihnya pada Pemilu Tahun 2029.

“Melalui kegiatan ini kami berharap para siswa mulai memahami makna demokrasi, proses penyelenggaraan pemilu, serta pentingnya menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab ketika telah memenuhi syarat sebagai pemilih,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa demokrasi merupakan proses memilih pemimpin dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Oleh karena itu, masyarakat harus memahami seluruh proses demokrasi, tidak hanya datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada hari pemungutan suara.

Menurutnya, memilih pemimpin yang baik harus didasarkan pada rekam jejak, visi, misi, dan program yang ditawarkan, bukan karena adanya janji-janji maupun praktik politik uang. Bawaslu hadir untuk mengawasi seluruh tahapan pemilu agar pelaksanaannya berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Dalam kesempatan tersebut, Muh. Zainal Asnun juga memperkenalkan secara singkat program Pengawasan Partisipatif Bawaslu. Ia berharap pada kesempatan berikutnya Bawaslu dapat kembali hadir untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai peran masyarakat, khususnya generasi muda, dalam mengawasi setiap tahapan penyelenggaraan pemilu.

Selain itu, ia menjelaskan bahwa Indonesia mengenal dua jenis pemilihan, yaitu Pemilihan Umum dan Pemilihan Kepala Daerah (Pemilihan Lokal). Ia mengapresiasi antusiasme para peserta yang telah memahami perbedaan keduanya sebagai bekal awal dalam mempelajari sistem demokrasi di Indonesia.
Mengakhiri materinya, Muh. Zainal Asnun berpesan kepada seluruh peserta MPLS agar memanfaatkan masa sekolah dengan sebaik-baiknya, mengenal lingkungan sekolah, menjalin hubungan yang baik dengan guru dan teman, serta membiasakan sikap disiplin dan bertanggung jawab sebagai bekal meraih kesuksesan di masa depan.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kota Parepare berharap pendidikan politik dan demokrasi dapat membentuk generasi muda yang memiliki integritas, memahami hak dan kewajibannya sebagai warga negara, serta siap menjadi pemilih yang cerdas dan berpartisipasi aktif dalam mewujudkan Pemilu yang demokratis, jujur, adil, dan berintegritas.(*)