Beranda » Angka Kecelakaan Tinggi, Polres Parepare Perketat Operasi Zebra 2025

Angka Kecelakaan Tinggi, Polres Parepare Perketat Operasi Zebra 2025

Kasat Lantas Parepare bersama personil jajaran pada apel pelaksanaan operasi zebra 2025 Kasat Lantas Parepare bersama personil jajaran pada apel pelaksanaan operasi zebra 2025
Bagikan

PAREPARE, VOICESULSEL — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Parepare mulai melaksanakan Operasi Zebra 2025 pada Senin, 17 November 2025. Operasi ini akan berlangsung hingga 30 November dan melibatkan sedikitnya 58 personel, termasuk bantuan dari satuan lain dan Dinas Perhubungan.

Kasat Lantas Polres Parepare AKP Muhammad Arsyad mengatakan operasi ini digelar sebagai upaya cipta kondisi menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

“Untuk operasi ini adalah cipta kondisi menjelang Hari Natal dan Tahun Baru,” ujarnya.

Sasaran Pelanggaran Lalulintas

Adapun sasaran operasi meliputi berbagai pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan, di antaranya pengendara tidak memakai sabuk pengaman, pengendara di bawah umur, berboncengan lebih dari dua orang, tidak menggunakan helm, mengemudi di bawah pengaruh alkohol, melawan arus, over loading, dan aksi balap liar.

Arsyad menegaskan tidak akan memberikan toleransi kepada setiap pelanggaran dan akan dikenakan sanksi tilang. Bahkan terlebih terhadap pelaku balap liar.

“Saya akan bertindak tegas, tidak ada toleransi, apalagi bagi pelaku balap liar,” tegasnya.

Titik-titik Rawan Telah Dipetakan

Ia mengungkapkan Satlantas telah memetakan titik-titik yang sering dijadikan arena balap liar dan memastikan penindakan tegas bagi mereka yang tertangkap.

“Saya sampaikan kepada seluruh masyarakat agar menjaga anak-anaknya agar tidak terlibat balap liar, mengingat angka kecelakaan anak di bawah umur meningkat hingga menyebabkan korban meninggal dunia,” jelasnya.

Polda Sulsel Peringkat 5 Besar Lakalantas

Operasi Zebra 2025 juga akan dilakukan secara mobile, menyasar titik-titik rawan kecelakaan di Kota Parepare. Arsyad menambahkan bahwa saat ini Polda Sulsel berada pada peringkat lima besar nasional untuk kasus kecelakaan lalu lintas, sehingga masyarakat diimbau semakin disiplin.

“Kecelakaan berawal dari pelanggaran lalu lintas. Kita harap semua tertib agar Polda Sulsel keluar dari peringkat lima besar itu,” tandasnya.