PAREPARE — Dinas Ketahanan Pangan Kota Parepare menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia. Langkah ini diambil untuk memastikan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di wilayah tersebut.
Kegiatan ini berlangsung di depan Hotel Parenium, Jl. Mattirotasi Baru pada Rabu (21/10/2026) mulai pukul 08.00 WITA hingga selesai. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Parepare, Julius Upa menyampaikan bahwa GPM difokuskan untuk menjaga ketersediaan pasokan sekaligus keterjangkauan harga bagi warga.
“Merupakan rangkaian dari Hari Pangan Sedunia. Giat ini disebut Gerakan Pangan Murah, bertujuan untuk menghadirkan kebutuhan pangan masyarakat dengan harga terjangkau,” ujar Julius Upa.
Julius menerangkan bahwa pelaksanaan kegiatan ini berpatokan pada arahan pimpinan daerah. Langkah ini dilakukan guna mengawal stabilitas pasokan serta harga pangan di daerah.
“Sesuai pesan Bapak Wali Kota supaya kebutuhan masyarakat khususnya ketersediaan pangan harus terjaga dengan harga yang terjangkau,” ungkapnya.
Untuk merealisasikan program tersebut, Dinas Ketahanan Pangan melibatkan berbagai pihak penyedia komoditas. Langkah ini diambil agar distributor dapat menjual produknya secara langsung kepada konsumen.
“Kami menggandeng beberapa mitra pemasok seperti dari Bulog, Minyakita, peternak ayam petelur dan langsung memasarkan produknya,” jelas Julius.
Mengenai mekanisme harga, Julius menegaskan bahwa skema yang diterapkan bukan berupa subsidi pemerintah. Pihaknya hanya menerapkan penetapan harga jual langsung dari tingkat distributor.
“Kami tidak mensubsidi harga tetapi harga yang dipasarkan yaitu harga dasar yang biasanya ke pedagang-pedagang, sehingga memang agak di bawah dari harga pasaran,” tegasnya.
Pelaksanaan kegiatan ini juga telah dikoordinasikan dengan aparat penegak hukum setempat. Koordinasi dilakukan guna memastikan kelancaran serta ketertiban di lapangan.
“Giat ini juga sudah dilaporkan ke Satgas Pangan yang berada di Polres Parepare dan sangat mengapresiasi,” tuturnya.
Menurut Julius, Satgas Pangan menilai langkah penanganan pangan yang menyasar warga jauh lebih efektif. Hal ini dinilai lebih bermanfaat ketimbang sekadar menggelar acara seremonial.
“Bahwa memang dalam peringatan hari pangan tidak perlu giat yang berbau seremonial tetapi langsung yang melibatkan masyarakat,” pungkas Julius.
Daftar Komoditas dan Harga di Gerakan Pangan Murah:
* Beras SPHP: Rp 56.000 / 5 kg
* Beras Premium: Rp 14.800 / kg
* Minyakita: Rp 15.000 / liter
* Minyak Goreng Premium: Rp 22.000 / liter
* Gula Pasir: Rp 18.000 / kg
* Tepung Terigu: Rp 12.000 / kg
* Bawang Merah: Rp 30.000 / kg
* Bawang Putih: Rp 36.000 / kg
* Cabai Rawit Merah: Rp 85.000 / kg
* Cabai Merah Keriting: Rp 65.000 / kg
* Telur Ayam Ras: Rp 45.000 / kg