PINRANG, VOICESULSEL – Polres Kabupaten Pinrang menggelar konferensi pers terkait pengungkapan tujuh kasus tindak pidana yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Press release tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Pinrang, AKBP Edi Sabhara Manggabarani, pada Rabu (23/4/2024).
Beberapa kasus yang diungkap di antaranya judi sabung ayam, pencurian brankas rumah sakit, penemuan mayat di pematang sawah, serta kasus pembunuhan terhadap seorang gadis remaja yang menyita perhatian publik.
Korban pembunuhan tersebut berinisial AN, seorang gadis berusia 17 tahun yang ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah rumah di BTN Tasokkoe, Kelurahan Salo, Kecamatan Watang Sawitto, pada 3 April lalu. Polisi menyebutkan terdapat 11 orang tersangka dalam kasus ini, dan dua di antaranya masih dalam pengejaran pihak kepolisian.
Kasat Reskrim Polres Pinrang, Iptu Andi Reza Pahlawan, menjelaskan kronologi kejadian tersebut. Korban awalnya dijemput oleh seorang pria berinisial Asmid untuk menghadiri pesta minuman keras di sebuah lokasi (TKP pertama), bersama tiga perempuan lain berinisial L, C, dan SR.
“Korban disodori minuman keras dan obat-obatan di lokasi tersebut. Beberapa saat kemudian, tiga perempuan itu meninggalkan tempat kejadian. Pelaku kemudian melakukan tindakan asusila, yang ditolak oleh korban,” jelas Iptu Andi Reza.
Penolakan tersebut memicu kekerasan. Salah satu pelaku, C, menarik rambut korban dan membenturkan kepalanya. Korban sempat marah dan memecahkan botol, lalu muntah sebelum akhirnya kembali ke rumah kontrakannya.
Namun, setibanya di rumah, korban kembali dianiaya oleh para pelaku hingga mengalami luka berat di bagian kepala dan akhirnya meninggal dunia. “Motif utama dari kejahatan ini bermula dari hasrat pelaku terhadap korban,” ungkap Kapolres Pinrang, AKBP Edi Sabhara Manggabarani.
Yang mengejutkan, dua dari pelaku yang masih buron diketahui merupakan gembong narkotika yang telah menjadi buronan Mabes Polri. Salah satunya diketahui bernama Saru, yang disebut-sebut sebagai bagian dari jaringan narkoba internasional Freddy Pratama.
Polres Pinrang saat ini masih terus melakukan pengembangan dan pengejaran terhadap para pelaku yang belum tertangkap.