PAREPARE, VOICESULSEL – Suasana haru menyelimuti Auditorium Universitas Muhammadiyah Parepare (UMPAR) saat 56 peserta Ramadhan Hafidz Camp SDIT KH Ahmad Dahlan diwisuda. Tangis bangga dan bahagia dari para orang tua pecah ketika anak-anak mereka satu per satu naik ke atas panggung, menerima pengukuhan sebagai hafidz cilik.
Selama hampir satu bulan penuh, peserta dari kelas satu hingga kelas enam mengikuti karantina intensif di Rumah Susun Mahasiswa (Rusunawa) UMPAR. Mereka bukan hanya menghafal Al-Qur’an, tetapi juga memperdalam tata cara ibadah seperti wudhu, shalat wajib, dan shalat dhuha. Semua itu dilakukan dalam suasana yang menyenangkan dan penuh semangat, sebagaimana disampaikan oleh Kepala SDIT KH Ahmad Dahlan, Saiful, S.Sos.I., M.Pd.
“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas hafalan Al-Qur’an dan membentuk karakter islami yang kuat. Kami berharap para orang tua juga turut mengajak keluarga dan tetangga untuk bergabung di sekolah ini, agar semakin banyak generasi muda yang tumbuh dengan kecintaan pada Al-Qur’an,” ungkapnya.
Ketua Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Non Formal, Dr. Buhera, M.Pd, memberikan apresiasi tinggi kepada para pembina yang selama 25 hari penuh membimbing peserta dengan sabar. Ia juga menyanjung para orang tua yang rela berpisah dengan anak-anak mereka demi tujuan mulia ini. “Semoga Allah memuliakan mereka, karena telah berikhtiar untuk memuliakan Al-Qur’an,” ujarnya penuh haru.
Perwakilan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Parepare, Dr. Raya Mangsih, M.Pd, menutup Hafidz Camp dengan pesan mendalam. “Pendidikan adalah jalan utama pencerahan umat. Muhammadiyah sejak awal berdiri selalu menjadikan pendidikan sebagai prioritas, dan SDIT KH Ahmad Dahlan telah menjadi bagian penting dalam misi ini. Semoga sekolah ini menjadi mercusuar pendidikan unggulan di Parepare,” tegasnya.
Acara wisuda mencapai puncaknya saat nama-nama peserta terbaik diumumkan. Suasana semakin syahdu ketika para hafidz cilik menyanyikan lagu Hafidz Qur’an dengan penuh penghayatan, hingga banyak hadirin yang tak kuasa menahan air mata.
Para Hafidz Terbaik
Kategori Bacaan Terbaik:
1. Al A’raf Yahya
2. Aisyah Aila
3. Andi Tathul Azzam
Kategori Hafalan Terbaik:
1. Alifa Nur Faizah (7 Juz)
2. Talita Khumairah (3 Juz)
3. Ahmad Lutfi Zaidah (2 Juz)
Dengan penuh kebanggaan, Ketua Majelis Dikdasmen dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Parepare menyerahkan sertifikat dan buket bunga kepada para hafidz terbaik. Acara kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama, mengabadikan momen penuh kebahagiaan dan kebanggaan bagi para peserta, guru, dan orang tua.
Semoga para hafidz cilik ini terus menjaga hafalannya dan menjadi generasi Qur’ani yang menebarkan cahaya Islam di masa depan.