Beranda » Sidrap Gelar Musyawarah Tudang Sipulung 2025, Dorong Produktivitas Pertanian dan Swasembada Pangan

Sidrap Gelar Musyawarah Tudang Sipulung 2025, Dorong Produktivitas Pertanian dan Swasembada Pangan

Bagikan

SIDRAP, VOICESULSEL — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menggelar Musyawarah Tudang Sipulung (MTS) Terpadu Tahun 2025 sebagai upaya strategis memperkuat sektor pertanian dan mendukung tercapainya swasembada pangan nasional.

MTS merupakan forum tahunan yang mempertemukan para petani, penyuluh, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan lainnya guna mengevaluasi program pertanian tahun sebelumnya dan merancang strategi menghadapi musim tanam berikutnya.

Tahun ini, MTS mengangkat tema “Peningkatan Produktivitas dan Produksi Komoditas Pertanian Unggulan Menuju Sidrap yang Lebih Maju, Sejahtera, dan Berdaya Saing.”

Rangkaian kegiatan MTS telah berlangsung sejak Januari 2025, mulai dari rapat persiapan, pelaksanaan di tingkat kecamatan, hingga rapat puncak di tingkat kabupaten yang digelar pada 9 April 2025. Beberapa lokasi yang menjadi pusat kegiatan antara lain Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Sidrap, Aula Kantor Camat Maritengngae, dan Danau Sidenreng, Dusun Silottong, Desa Mojong, Kecamatan Watang Sidenreng.

Acara puncak MTS dihadiri langsung oleh Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif, Asisten Ekonomi dan Pembangunan H. Siara Barang, serta sejumlah pejabat seperti Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan, Kepala Dinas PSDA, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, serta perwakilan dari Bulog, Baznas, BPS, KTNA, distributor pupuk, camat, kepala desa, penyuluh pertanian, dan kelompok tani.

Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin menegaskan pentingnya hasil MTS untuk memberikan manfaat nyata kepada petani. “Rumusan yang dihasilkan dari musyawarah ini harus mampu menjawab tantangan di lapangan dan mendorong peningkatan produksi pertanian,” ujarnya.

MTS 2025 menghasilkan sejumlah kesepakatan penting, seperti seruan penanaman serentak guna memutus rantai hama serta strategi pelaksanaan Indeks Pertanaman (IP) 300. Pemerintah daerah juga fokus pada percepatan musim tanam kedua, pembentukan tim sosialisasi IP 300, serta perencanaan perluasan areal tanam hingga 3.000 hektare.

Dengan langkah-langkah konkret ini, Pemerintah Kabupaten Sidrap optimistis mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan memperkuat kedaulatan pangan di tingkat daerah maupun nasional.