PAREPARE, VOICESULSEL — Safari Shalat Subuh Majelis Syuhada Kota Parepare kembali mengukir kesan mendalam di tengah masyarakat. Kali ini digelar di Masjid Jami Al Manar, Kelurahan Ujung Bulu, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, Jumat (20/6/2025), dengan jumlah jamaah yang membludak hingga memenuhi seluruh area masjid, layaknya suasana shalat Jumat.
Antusiasme jamaah terlihat luar biasa. Tidak hanya area utama masjid yang padat, tetapi juga sisi kiri, kanan, dan bagian belakang penuh sesak oleh jamaah dari berbagai penjuru. Banyak yang menyebut suasana kali ini sangat spesial karena tingkat partisipasi jamaah yang begitu tinggi.
Safari Subuh ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dan mantan pejabat, di antaranya mantan Kadis Pendidikan H Anwar Saad SH MH, mantan Kadis Sosial H Amir Lolo, mantan Kepala Perdagangan H Amir Sabbi, mantan Kepala Kesbangpol Dr Salim Sultan MM, mantan Kadis Pendidikan Pinrang Drs H Andi Mappanyukki MSi, Ketua PKS Muh Syamsir Husain, serta mantan Sekretaris KPU H Nurdin Amin. Turut hadir pula Majelis Taklim SE Kita Parepare, jamaah Masjid Al Manar, dan jamaah Majelis Syuhada.
Imam shalat subuh kali ini adalah Ustadz Muhammad Rezky, imam rawatib Masjid Jami Al Manar. Sambutan selamat datang disampaikan oleh Wakil Sekretaris Pengurus Masjid, Ustadz Muhammad Taqdir S Sy. Ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Majelis Syuhada atas kepercayaannya memilih Masjid Al Manar sebagai tempat pelaksanaan safari subuh.
“Terima kasih telah memilih Masjid Al Manar Ujung Bulu sebagai tempat pelaksanaan Safari Shalat Subuh. Semoga para jamaah berkenan dan kami mohon maaf jika terdapat kekurangan dalam penyambutan,” ucapnya.
Penceramah dalam kuliah tujuh menit (kultum) adalah Ustadz Muhammad Rasyidin As Sundawi, alumnus Binoria University International Karachi, Pakistan. Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan keutamaan shalat sunnah sebelum subuh dan nilai pahala yang besar dari shalat fardhu.
“Dua rakaat sebelum subuh pahalanya lebih besar dari dunia seisinya. Shalat Isya setara dengan ibadah separuh malam, dan shalat subuh sama dengan ibadah sepanjang malam,” terang Ustadz Rasyidin. Ia juga mengingatkan sunnah hari Jumat, termasuk memotong kuku sesuai anjuran Nabi Muhammad SAW.
Muassis Majelis Syuhada Parepare, H Baktiar Syarifuddin SE, juga menyampaikan sambutan silaturahmi. Ia mengungkapkan bahwa ini merupakan kunjungan kedua ke Masjid Al Manar sejak Oktober lalu, dan mengapresiasi sambutan hangat dari pengurus masjid dan antusiasme jamaah.
“Terima kasih kepada Pengurus Masjid Al Manar atas kesediaannya kembali menjadi tuan rumah. Juga kepada jamaah Majelis Syuhada yang tetap istiqamah menghadiri safari subuh dengan semangat tinggi,” ungkap Baktiar.
Safari Subuh Majelis Syuhada telah menjadi agenda rutin yang semakin memperkuat ukhuwah Islamiyah di Kota Parepare. Kehadiran jamaah yang terus meningkat menjadi bukti nyata tumbuhnya kesadaran dan semangat beribadah di kalangan masyarakat.