Beranda ยป Rahman Saleh Minta BPK Audit Investigasi atas Defisit APBD Parepare

Rahman Saleh Minta BPK Audit Investigasi atas Defisit APBD Parepare

Bagikan

VOICE SULSEL — Mantan anggota DPRD Kota Parepare, Rahman Saleh turut menanggapi informasi defisit APBD yang terjadi di kota Parepare. Kata Rahman Saleh, hal yang menyebabkan defisit itu akibat dari pencermatan dari para anggota DPRD Parepare yang lalai.

Menurutnya, anggota DPRD Parepare menjadi bagian dari defisitnya APBD tersebut. “Jadi sulit diharapkan DPRD Parepare, karena dia menjadi bagian penyebab defisit. Defisit terjadi karena kurangnya pencermatan terhadap APBD, dimana proyeksi belanja lebih besar dari proyeksi pendapatan, maka otomatis defisit karena dipembahasan saja mereka lalai,” katanya, saat dikonfirmasi, Sabtu, 1 April 2023.

Rahman menilai pembahasan APBD oleh legislator dilaksanakan sangat singkat, sehingga terjadi kelalaian dalam melihat rasionalitas anggaran pendapatan dan belanja yang ada.

“Dibahas cuma seminggu, jadi jangan meki berharap. Beda kalau kami dulu sampai satu bulan siang malam dicermati yang tidak rasional,” bebernya.

Alasan kedua Kata Rahman Saleh, para legislator dinilai turut menjadi penyumbang defisit karena membebani anggaran dengan perjalanan dinas yang begitu besar. Meski tidak membeberkan besaran anggaran perjalanan dinas para wakil rakyat tersebut.

“Tahun lalu saja itu mencapai Rp10 miliar mungkin tahun ini tidak jauh dari itu. Jadi kalau saya kalau DPRD punya itikad baik, minta audit investigasi ke BPK . Bukan audit general yang tiap tahun itu, yang dibutuhkan audit investigasi,” jelasnya.

Audit Investigasi kata Rahman Saleh bisa diminta langsung oleh lembaga DPRD dan bisa juga oleh LSM.

Anggota DPRD Parepare dari Partai Gerindra Yusuf Lapanna juga mengetahui adanya defisit dari informasi yang beredar. “Saya dengar info-info begitu, tetap saya belum melihat datanya. Fraksi kami juga sudah membaca hal itu,” singkatnya.

Sebelumnya Ketua Indonesian Care (INCARE) Kota Parepare, Andi M Ilham Abidin mengakui, jika anggaran keuangan Pemerintah Kota Parepare terbebani utang yang banyak. Besaran devisit anggaran katanya di estimasi mencapai Rp 117 Miliar.(ak)