Beranda ยป Program Ekonomi Baznas, Berdayakan Wanita Disabilitas

Program Ekonomi Baznas, Berdayakan Wanita Disabilitas

Baznas memberikan bantuan modal usaha kepada Himpunan Wanita Penyandang Disabilitas Kota Parepare
Bagikan

VOICE PAREPARE — Komunitas penyandang disabilitas yang terhimpun dalam organisasi Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia Kota Parepare (HWDI) mendapatkan perhatian khusus dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Parepare. Sebabnya seorang ibu sepuh mendatangi kantor Baznas dan mengajukan proposal usaha bersama yang semua anggotanya adalah para perempuan hebat penyandang disabilitas.

Bertepatan dengan setahun kepemimpinan Baznas kota Parepare memberikan support dan dukungan modal kepada para wanita luarbiasa ini untuk bisa berkarya dan mandiri.

Pada hari ini tepat 5 Oktober 2023 adalah hari bersejarah buat kami para pimpinan Baznas kota Parepare karena tepat satu tahun kami memimpin dan menjadi pengurus Baznas,maka sebagai wujud Syukur dan Tahaddust bin Ni’mah Baznas pada hari ini mensupport para perempuan hebat yang bergabung dalam Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Parepare berupa modal usaha.kita memberi apresiasi yang tinggi karena dengan keterbatasan fisiknya tidak mengurangi semangat untuk berusaha secara mandiri dan pantang untuk meminta belas kasihan orang lain,” ungkap Saiful,Sos.I.,M.Pd .

Andi Fatimah selaku koordinator para wanita disabilitas akan membuat usaha kripik pisang dengan sistem kerja berjamaah bersama 22 orang anggotanya.

Baznas berkewajiban mensupport modal usaha dan turut melakukan pendampingan usaha agar kelak kegiatan ekonominya bisa maju dan berkembang.

Program pemberdayaan ekonomi untuk para disabilitas ini mendapatkan apresiasi dari berbagai kalangan seperti yang diungkapkan oleh ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Drs H.Zainal Arifin,MA

“Ini program Baznas yang sangat baik karena sangat tepat yakni memberdayakan kelompok rentan dengan modal usaha Produktif,” ungkapnya

A.Fatimah Ketua Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Kota Parepare menceritakan kondisi organisasi yang dipimpinnya.

“Kami pak dari HWDI ini terdiri dari para wanita yang mengalami keterbatasan fisik, ada tuna rungu, tuna wicara, bahkan ada yang pakai kaki palsu,tetapi mereka mau bekerja dan berusaha,makanya kami mengajukan proposal kepada Baznas dan Alhamdulillah langsung diterima dan diberi Bantuan modal isaha,” jelas Fartimah.

“Insya Allah usaha bersama kami adalah produk kripik pisang dan diantara kami sudah berbagi peran sesuai kemampuannya masing-masing.

Terima kasih kepada Baznas dan para Muzakki Baznas atas dukungan modal usaha kami ini semoga usaha kami bisa maju dan sukses,” tambahnya.(fs)