Sementara itu, Kapolres Parepare AKBP. Arman Muis turut memberikan pesan bijak kepolisian kepada para pelajar.
“Handphone yang ada di tangan itu adalah senjata yang ampuh di jaman digital seperti sekarang ini. Jika disalah gunakan maka akan berdampak buruk kedepan, namun jika digunakan positif maka akan banyak membantu nantinya.
Bersikaplah selalu memikirkan dampak baik dan buruknya saat anda sedang menggunakan media sosial, saring dulu sebelum dishare, untuk itu bijaklah bermedia sosial,” pesannya.
Kapolres juga mengajak para pelajar se Kota Parepare untuk mensukseskan Pemilu 2024.
“Saya harapkan partisipasi dan dukungann dari adek-adek sekalian dan doanya untuk mensukseskan pemilu tahun 2024 di kota Parepare, demi masa depan bangsa ini yang akan diwariskan kepada adek-adek sekalian yang mungkin saja diantaranya ada yang menjadi Jenderal, Gubernur, Walikota atau pun Kapolres,” ungkapnya.
Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi tata cara pencoblosan oleh Komisioner KPU Parepare, yang kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan pernyataan sikap mendukung Pemilu Damai 2024.
Penandatanganan ini diawali oleh Penjabat Walikota Parepare, disusul jajaran forkopimda Parepare, para kepala sekolah dan ratusan pelajar.
Deklarasi Putih Abu-Abu di tutup dengan sesi foto bersama Jajaran Forkopimda Parepare dengan Pelajar.
Kegiatan ini bertema ‘Bersama Menjaga Situasi Kamtibmas yang Aman, Tertib, Londusif’ jelang dan pasca pemilu tahun 2024, di gagas oleh Polres Parepare dan didukung oleh Pemkot Parepare, Jajaran Forkopimda, KPU dan Bawaslu.(*)