PAREPARE, voicesulsel.com — Pengurus Persatuan Purnawirawan Polri Cabang Parepare dan Dian Kemala menggelar silaturahmi dengan Calon Walikota Parepare Ir Muhammad Zaini. Silaturahmi berlangsung di gedung Dynasti Parepare Rabu 11 September 2024.
Silaturahmi tersebut merupakan rangkaian pertemuan rutin PP Polri Cabang Parepare bersama Dian Kemala yang digelar setiap dua bulan.
“Satu Rahmat yang luar biasa karena diberikan fasilitas oleh Ir Muhammad Zaini termasuk baju PDH menjadi kenangan indah yang tak bisa kita lupakan,” kata Ketua PP Polri Cabang Parepare, AKBP Purn Andi Jaelani.
Ia mengajak kepada para anggotanya untuk mensyukuri nikmat Allah agar rezeki yang diberikan senantiasa ditambah.
“Inilah gunanya kita bertemu saling menegur, saling menasehati dan saling mengunjungi. Mudah-mudahan calon walikota MZ bisa diberkahi dan dimudahkan jalannya menjadi walikota Parepare,” jelasnya.
Silaturahmi tersebut turut dihadiri penasehat PP Polri AKBP Purn Syarifuddin Idris, Ketua Dian Kemala Hapsa Delman serta sejumlah tokoh PP Polri bersama dengan pengurus Dian Kemala.
Ketua Panitia kegiatan pertemuan rutin PP Polri menyampaikan apresiasi atas dukungan dan fasilitas yang diberikan Cawalkot Parepare Muhammad Zaini karena telah mendukung berlangsungnya kegiatan rutin untuk pertemuan pengurus PP Polri di Gedung Dynasti.
“Kami juga sampaikan apresiasi kepada bapak MZ karena telah diberikan fasilitas berupa gedung untuk pertemuan rutin ini,” jelasnya.
Sementara Calon Walikota Parepare Muhammad Zaini menyampaikan rasa simpatinya terhadap organisasi masyarakat yang ingin menggunakan fasilitas gedung Dynasti.
“Siapapun yang ingin menggunakan gedung Dynasti kami terbuka dengan senang hati, bukan hanya kepada organisasi PP Polri saja,” jelasnya.
MZ mengaku siap bekerjasama dengan semua pihak termasuk PP Polri untuk melanjutkan karyanya dalam pembangunan kota Parepare.
MZ juga menyampaikan kehadirannya sebagai salah satu kandidat Calon Walikota bersama Prof Bakhtiar Tijjang sebagai Wakil Walikota Parepare untuk membuka wawasan masyarakat agar bisa memilih pemimpin yang terbaik.
“Tentu masyarakat yang memiliki hak untuk menentukan pilihannya, namun kami membuka seluas-luasnya ruang untuk organisasi khususnya PP Polri untuk berkarya bila kami diberikan amanah,” katanya.
Meski diakui biaya berpilkada tidak sedikit, namun MZ mengaku siap menanggung segala konsekuensinya tanpa harus meminta peran sponsor.
“Jadi apa yang menjadi hak-hak masyarakat kalau itu sesuai aturan saya akan jalankan, saya tidak ada beban, tidak ada yang akan menggangu untuk merubah kebijakan pro rakyat yang ingin saya jalankan,” cetusnya.
Bagi MZ Berbakti kehadirannya sebagai kandidat calon Walikota dan Wakil Walikota Parepare semata-mata untuk kesejahteraan masyarakat.(Fs)