PAREPARE, voicesulsel.com — Pemerintah Kota Parepare menggelar Cooling System yang dikemas dalam bentuk Deklarasi 3 Pilar di Kota Parepare yang berlangsung di lapangan Andi Makkasau Parepare, Rabu 4 September 2024.
Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan suasana aman, nyaman, damai, tertib, dan kondusif menjelang pilkada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Parepare 27 November 2024.
Deklarasi 3 Pilar ini melibatkan unsur Pemerintah, TNI, dan Polri, (Lurah, Babinsa dan Bhabinkamtibmas) yang secara bersama-sama menyatakan komitmen untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat selama proses pemilu berlangsung.
Pj Wali Kota Parepare, Akbar Ali dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Parepare atas inisiasi pelaksanan deklarasi pilkada damai yang dilaksanakan.
” Ada 514 yang melaksanakan Pilkada dan 37 provinsi mengelar pemilihan gubernur. Ini sejarah pertama kalinya, pemilihan kepala daerah serentak. Unsur pertama adalah keamanan, dan ketertiban, maka tidak ada cela atas potensi yang menganggu. Mari bahu membahu menciptakan situasi aman,”jelasnya.
Saat ini, kata Akbar Ali, semua jajaran pemerintah dan aparat keamanan lagi berkonsentrasi disemua wilayahnya masing-masing. “Maka rekan-rekan ASN harus ikut membantu, dan harus maksimal menyuarakan pilkada damai. Termasuk mulai ditingkat Kelurahan, RT dan RW. Sinergitas bahu membahu untuk melaksanakan pencegahan dini, apa bila ada gejala-gejala dan laporkan ke tingkat atas,”ujarnya.
Ia pun meminta agar pelaksana kegiatan yakni penyelenggara baik KPU dan Bawaslu untuk menjaga integritas dan sikap netralitas. Bagi ASN disuruh netral, tapi disuruh memilih. Itu bagaikan makan dilarang minum.
Olehnya itu, hadapi pelaksanaan pilkada dengan damai. ” Jadilah pemilih, tapi jangan militansi berlebihan,”tegasnya. Begitupun media juga harus berimbang, tidak terjebak dan jaga etika.” Di Kota Parepare ini sudah ada juga LSM berprofesi ganda. Bukan hanya sebagai LSM, tapi juga mengaku sebagai wartawan. Parahnya, jika sudah tidak menyukai salah satu pasangan calon, maka apa yang diperbuatnya segalanya tidak berimbang,” bebernya.
Ia pun meminta kepada masyarakat untuk tidak terlalu militan dan berlebihan, mendukung boleh, tapi dengan elegan dan jangan berkotak-kotak. ” Berkotak-kotak tapi sementara. Jangan gadaikan integritas. Politik secukupnya, pertemanan dan persahabatan itu selamanya,”tutupnya.(*)