Beranda ยป Pasca Tragedi Plumpang, Nasib Warga Sekitar Depo Pertamina Parepare Disoal

Pasca Tragedi Plumpang, Nasib Warga Sekitar Depo Pertamina Parepare Disoal

Ketua Komisi III DPRD Parepare, Ibrahim Suanda bersama Senior Spv Communication & Relation Pertamina, Taufik Kurniawan
Bagikan

VOICE SULSEL — Komisi III DPRD Parepare mengunjungi Depo Pertamina Parepare, Selasa 7 Maret. Kunjungan tersebut terkait dengan safety atau keamanan masyarakat yang berdomisili disekitar Depo Pertamina Parepare. Ketua Komisi III DPRD Parepare, Ibrahim Suanda mengatakan kehadirannya di Depo Pertamina Parepare untuk mengantisipasi musibah yang bisa saja terjadi seperti di Pertamina Plumpang.

“Kami hadir untuk langkah antisipatif, dan kelihatan bahwa proses safety Pertamina Parepare sudah memenuhi standar,” bebernya.

Ibrahim mengingatkan bahwa wilayah yang bersebelahan dengan Depo Pertamina agar warganya mendapatkan asuransi serta sekolah yang jaraknya sangat dekat dengan tangki BBM.

Sementara Fahrougi Andriani Sumampouw selaku Area Manager Comm, Rel & CSR PT Pertamina Parepare mengatakan kunjungan komisi III sekaitan dengan musibah kebakaran yang terjadi di Depo Pertamina Plumpang Jakarta Utara.

“Kami apresiasi kunjungan Komisi III. Mereka datang untuk mengecek apa saja aspek safety, fasilitas dan sarana yang ada di Depo Pertamina Parepare,” ujarnya.

Ia mengatakan dari hasil pertemuan itu akan ditindaklanjuti dengan pertemuan bersama pihak pemerintah daerah, terkait penataan wilayah dan tata ruang.

“Jadi kami sampaikan bahwa terkait buffer zone atau wilayah terdekat dengan Depo Pertamina Parepare nantinya akan ditindaklanjuti dengan rapat bersama pemerintah daerah, yakni segala bentuk tata ruang akan dibahas lebih lanjut,” paparnya.

Ia meyakinkan bahwa Pertamina selalu memperhatikan aspek-aspek keamanan wilayah serta penanggulangan keadaan darurat dimana saja terminal BBM Pertamina berada.

“Yang pasti aspek safety selalu kami lakukan dimanapun kami bekerja. Kami selalu membentuk tim penanggulangan keadaan darurat diseluruh wilayah operasi pertamina dan secara berkala kami inspeksi terhadap sarana dan fasilitas di unit operasi,” tuturnya.

Pertamina juga kata dia akan melakukan sosialisasi atau pelatihan keadaan darurat yang lebih masif menyikapi musibah yang terjadi Plumpang.

Sebelumnya pada Jumat 3 Maret lalu, kebakaran Depo Pertamina Plumpang menewaskan puluhan warga sekitar. Tak hanya korban jiwa, tetapi juga tidak sedikit korban materi yang timbul dari kebakaran tersebut.

Bahkan salah satu warga Kota Parepare Sulawesi Selatan bernama Ardiansyah ikut menjadi korban meninggal dunia dari terbakarnya Depo Pertamina Plumpang tersebut.(ak)