Beranda ยป Orasi Didepan Kantor Walikota, LSM Lingkar Hijau Minta Perhatian Pemerintah

Orasi Didepan Kantor Walikota, LSM Lingkar Hijau Minta Perhatian Pemerintah

Bagikan

PAREPARE VOICESULSEL — LSM Lingkar Hijau melakukan orasi didepan Kantor Walikota Parepare, Senin 29 Januari 2024.

Mereka meminta perhatian pemerintah untuk serius menjaga wilayah kota agar terhindar dari banjir.

Pj Walikota Parepare melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Ir Julius Upa turun langsung menemui pendemo.

Julius mengaku memberikan apresiasi terhadap apa yang disampaikan LSM Lingkar Hijau untuk mendukung program menolak banjir.

“Kita terima kasih atas apa yang telah dilakukan lingkar hijau untuk mengantisipasi banjir.

Kami akan melakukan koordinasi secepatnya dengan SKPD terkait untuk membantu wilayah atau titik kritis yang bisa menimbulkan banjir,” kata Julius menjawab pertanyaan wartawan, Senin 29 Januari 2024.

Julius menambahkan, sebelum bertindak ke wilayah kritis yang dimaksud, pihak pemerintah akan melakukan koordinasi, termasuk melibatkan seluruh stakeholder dan komponen masyarakat agar menjadikan hal tersebut sebagai atensi bersama.

“Sehingga apa yang diinginkan oleh teman Lingkar Hijau dapat mendapatkan tindak lanjut,” jelasnya.

Kami juga berharap jika ada tindakan yang dilakukan pemerintah, agar masyarakat bisa terlibat langsung,” papar dia.

Sementara itu Ketua LSM Lingkar Hijau Ikbal Rahim Gani mengatakan, kedatangannya ke Kantor Walikota untuk menarik simpati dan kepedulian pemerintah kota Parepare untuk ikut serta menyentuh kawasan rawan banjir.

“Mumpung masih ada waktu, karena pepatah mengatakan, lebih baik mencegah daripada mengobati,” katanya.

Ikbal mempertanyakan komitmen pemerintah kota dalam pencegahan banjir. Sebab kata dia, pihaknya menemukan banyak sedimen dan sampah di titik-titik rawan banjir yang belum mendapatkan perhatian pemerintah kota Parepare.

“Kami mendukung Pj Walikota atas kepedulian untuk menjaga Kota Parepare tidak banjir lagi, namun tentu kami juga mengharapkan upaya pemerintah mengatasi sedimen di anak sungai jawi-jawi.

Ini perlu mendapat perhatian agar masyarakat tidak menjadi korban banjir lagi,” imbuhnya.

Lingkar Hijau temukan banyak sedimen di jembatan Savaras

Sebelumnya organisasi pemerhati lingkungan, LSM Lingkar Hijau terus menggalakkan program menolak banjir.

Kegiatan yang sudah berlangsung hingga satu bulan itu, kini telah mencapai jembatan yang menghubungkan antara BTN Savaras dengan Pondok Bahagia.

Ketua LSM Lingkar Hijau Ikbal Rahim Gani mengaku menemukan banyak sedimentasi di sekitar jembatan yang perlu diangkat.

“Banyak sedimen di sekitar sudut jembatan yang perlu dibenahi, termasuk juga sampah ranting yang menghalangi arus air,” kata Ikbal kepada wartawan

Lingkar Hijau lanjut dia akan membuka posko di pondok bahagia untuk membenahi sedimen disekitar jembatan.

“Disekitar jembatan itu banyak sedimen yang ditemukan, dan ketua RT setempat siap membantu tenaga,” katanya.

Sementara Ketua RT 1, Kelurahan Lompoe, Sahlia mengaku siap mendukung langkah antisipatif yang dilakukan LSM Lingkar Hijau.

“Semoga warga tergerak membantu karena disini memang langganan banjir, setahun bisa dua kali banjir,” tandasnya.(fs)