PALOPO, VOICESULSEL — Polisi mengamankan pria yang diduga menjadi pelaku pembunuhan terhadap gadis bernama Fenny Ere (28) yang dilaporkan hilang sejak Januari 2024 di Palopo Sulawesi Selatan.
Ternyata pelakunya bernama Ahmad, pria yang pernah bekerja di rumah korban, warga Jalan Nanakang Kota Palopo.
Ahmad (AH) ditangkap di Desa Bone-Bone Kabupaten Luwu Utara, Kamis 20 Maret 2025.

Motif pembunuhan berencana yang menimpa Sales Promotion Girl (SPG) Showroom Mobil Honda Sanggar Laut Palopo itu pelakunya adalah orang yang sering mangkal didekat rumah korban.
Kapolres Palopo, AKBP Safi’i Nafsikin, menyebut, pelaku Pembunuhan hanya satu orang, yakni AH.
“Pelakunya tunggal. Kasus ini pembunuhan berencana dan pemerkosaan,” kata Kapolres Palopo, AKBP Safi’i Nafsikin saat jumpa pers di Mapolres Palopo Jumat dilansir dari sumber berita koran seruya.
Diuraikan AKBP Safi’i, pelaku menaruh hati kepada korban yang sering dilihatnya pergi dan pulang kerja, lantaran pelaku sering mangkal di sekitar rumah keluarga Fenny Ere.
Kapolres membeberkan, Fenny Ere dibunuh pada tanggal 25 Januari 2024.
Pelaku disebut sering nongkrong disamping rumah korban dan sempat bekerja sebagai tukang plafon serta kanopi rumah korban.
“Pelaku minum ballo di dekat rumah korban. Sekitar pukul 02.00 WITA dini hari pelaku memanjat lewat tembok belakang dan masuk dalam kamar korban,” urai Kapolres.
Saat dikamar, pelaku mendapati Fenny tidur mengenakan daster. Meski korban sempat bangun dankaget meronta dan keluar dari kamar, namun kembali dipaksa masuk kamar.
Dalam kondisi melakukan perlawanan, kepala korban kemudian dibenturkan hingga tak sadarkan diri dan mengeluarkan darah.
“Dalam kondisi tidak sadar, pelaku sempat membersihkan darah. Dan melihat kunci mobil korban. Lalu korban diikat, pelaku ini ahli dalam mengikat. Kemudian jenazah Feni Ere dibawa ke Battang untuk dikubur,” kata AKBP Safi’i.
Pelaku membawa korban ke tempat itu karena memang sering ke sana mendaki, pecinta alam. Setelah mengubur korban, pelaku kembali mengamankan koper dan barang lainnya serta mobil korban untuk dibawa ke sebuah rumah di Makassar.
Mobil ditinggal di Makassar, tempat pelaku dulu tinggal saat kerja di Makassar. Sementara barang lainnya di simpan di rumah di Jalan Nanakan Kota Palopo.
“Dari sidik jari yang diamankan di mobil, ada kemiripan dengan pelaku. Indikasinya kuat sehingga tim melakukan pengejaran terhadap pelaku yang berada di Bone-Bone Luwu Utara,” jelas Kapolres.
Sebelumnya, jenasah Fenny Ere warga Pongsimpin, Kelurahan Mungkajang, Kecamatan Mungkajang Palopo ditemukan sudah tinggal kerangka tubuh pada Senin (10/2/2025) dengan kondisi mulut terikat. Lokasi kerangka tubuh Feni Ere ditemukan berada di Kilometer 35, Kelurahan Battang Barat, Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo, dekat wisata Air Terjun Batu Dewa.