PAREPARE, VOICESULSEL – Kepala Kantor Wilayah Dirjen Pemasyarakatan Sulawesi Selatan, Rudi Fernando Sianturi, resmi melantik Marten, Bc.IP sebagai Kepala Lapas Kelas IIA Parepare yang baru menggantikan Totok Budiyanto. Pelantikan berlangsung pada Rabu, 30 April 2025 di Aula Lapas Parepare, disertai dengan serah terima jabatan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lapas Parepare.
Pelantikan tersebut berdasarkan SK Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang ditandatangani Menteri Agus Andrianto.
Dalam sambutannya, Rudi Fernando Sianturi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Totok Budiyanto atas dedikasinya selama 2,5 tahun menjabat di Parepare. Ia menilai Totok telah meninggalkan jejak positif melalui berbagai capaian, termasuk predikat Lapas Bebas Korupsi.
“Saya ucapkan apresiasi kepada Bapak Totok karena telah meninggalkan legacy atas penghargaan yang telah diraih sebagai lapas peraih predikat bebas korupsi,” ucap Rudi.
Ia juga mengapresiasi program berbasis budaya lokal yang diterapkan Totok, yakni nilai-nilai Sipakatau, Sipakalebbi, dan Sipakainge dalam pelayanan kepada warga binaan. Pendekatan tersebut dinilai efektif mengedepankan prinsip-prinsip hak asasi manusia dengan pelayanan yang ramah dan humanis.
“Jumlah penghuni Lapas Parepare ini mencapai 600 orang. Tentu tidak bisa hanya mengandalkan kekuatan fisik petugas, sehingga pendekatan budaya lokal sangat penting,” tambahnya.
Kepada Kalapas yang baru, Rudi berpesan agar segera menyesuaikan diri dengan lingkungan setempat dan fokus terhadap isu strategis, terutama pemberantasan narkoba mengingat Parepare merupakan daerah yang rawan terhadap peredaran gelap narkotika.
Sementara itu, Totok Budiyanto yang kini dipindahtugaskan ke Bapas Semarang, turut menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kinerjanya selama di Parepare.
“Kami tentu menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota dan Forkopimda yang selalu berdiskusi dan berkoordinasi demi kelancaran proses peradilan dan pembinaan warga binaan,” ucapnya.
Ia juga menyoroti peran Balai Latihan Vokasi dan Produktivitas Pangkep yang turut mendukung program pembinaan sehingga Lapas Parepare berhasil meraih predikat Lapas Berprestasi.
Tak lupa, Totok juga mengapresiasi peran media dan LSM atas kontribusi mereka dalam menyebarkan informasi yang edukatif dan menolak hoaks.
Kalapas baru, Marten, menyatakan komitmennya untuk melanjutkan dan meningkatkan program-program yang telah dirintis oleh pendahulunya.
“Kami akan mempertahankan dan meningkatkan seluruh program yang telah dibangun oleh Kalapas yang lama,” ucap Marten.
Acara pelantikan turut dihadiri Wakil Wali Kota Parepare Hermanto, Ketua Pengadilan Negeri Parepare, Kepala Kejaksaan Negeri, Kapolres, Dandim 1405, Dandenpom, serta jajaran Kepala SKPD lingkup Pemerintah Kota Parepare.