VOICESULSEL — Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur kota Parepare pada Rabu 21/9 mengakibatkan tanah longsor. Musibah ini terjadi di salah satu daerah kawasan gunung tolong Kelurahan Lumpue Kota Parepare.
Salah satu perbukitan diwilayah tersebut longsor dan menimpa rumah warga. Ada sebanyak 3 rumah terdampak dari musibah longsor tersebut.
Kapolres Parepare AKBP Andiko Wicaksono bergerak cepat membantu warga masyarakat terdampak. Bantuan sosial berupa sembako diserahkan kepada warga yang tertimpa bencana. “Ada bantuan berupa sembako yang kami bawa untuk membantu warga yang tertimpa,” katanya
Kapolres juga memberikan pengamanan untuk menjaga rumah warga yang ditinggal pemiliknya mengungsi. Ia juga mengingatkan warga masyarakat untuk mewaspadai bencana akibat dari cuaca yang tidak menentu.
Lokasi longsor tersebut sebelumnya menjadi tempat kegiatan pengerukan lahan yang berada di Jalan M Husain, Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare. Lokasi itu sempat menjadi atensi serius masyarakat pemerhati lingkungan hidup, Forum Komunitas Hijau (FKH) Parepare karena pengerukan yang sudah berlangsung sekitar empat bulan tersebut, ditengarai tidak kantong dokumen izin lingkungan.
Bakhtiar Syarifuddin (HBS) selaku ketua FKH mendesak Wali Kota Parepare untuk melakukan tindakan penghentian secara total demi penyelamatan dan perlindungan lingkungan hidup.
Lurah Lumpue Siswandi yang dihubungi mengatakan lokasi tersebut sudah tidak dikeruk sejak bulan Juli.(*)