PAPUA, VOICE SULSEL — Bencana kekeringan telah melanda Indonesia. Akibatnya 6 warga Papua tengah dilaporkan meninggal karena kelaparan dan kekurangan pasokan makanan. Peristiwa ini terjadi di Distrik Lambewi dan Distrik Agandugume, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.
“Bencana kekeringan telah menyebabkan enam orang meninggal dan kelaparan bagi masyarakat di daerah terdampak,” kata Bupati Puncak Willem Wandik dalam keterangan tertulisnya, Kamis (27/7/2023) dikutip dari kompas.com
Para korban meninggal usai mengalami lemas, diare, panas dalam, dan sakit kepala. Imbasnya mereka mengalami kelaparan lantaran gagal panen.
Sementara itu menurut data Kementerian Sosial, ada 7.500 jiwa yang terdampak kekeringan.
Sementara itu Presiden Jokowi mengaku bencana kelaparan di Papua disebabkan cuaca ekstrem didaerah-daerah tersebut.
“Saya memantau masalah kelaparan di wilayah Papua Tengah beberapa waktu terakhir. Masalah ini dipicu oleh beberapa hal, utamanya cuaca ekstrem di distrik di daerah tinggi. Dalam cuaca ekstrem, tanaman tidak bisa tumbuh sehingga masyarakat kesulitan mendapatkan bahan makanan,” cuitnya dalam tweeter.
Masalah lain kata Presiden dua periode itu adalah faktor keamanan. Pengiriman bantuan ke sana tidak dapat berjalan dengan baik karena.medan yang sangat sulit. “Pilot juga tidak berani mendaratkan pesawatnya. Karena itulah, saya menginstruksikan jajaran TNI untuk membantu mengawal pengiriman bantuan ke wilayah Papua Tengah.
Yang jelas, saya telah memerintahkan kepada Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Sosial, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, dan pemerintah daerah di Papua untuk segera melakukan penanganan secepatnya masalah kelaparan di wilayah Papua Tengah ini,” terang Jokowi.(*)