MAROS — Taman wisata Bantimurung kembali dibuka untuk pengunjung. Meski dalam masa PPKM level 1 disambut musim hujan, objek wisata sungai ini terlihat masih ramai dikunjungi pewisata.
Terlihat suasana para wisatawan yang berdatangan dari berbagai daerah untuk menikmati akhir pekan di masa liburan Natal dan libur sekolah. Seperti halnya pewisata dari Parepare, Pangkep, maupun dari daerah luar Sulsel.
Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Maros, Rahmatiah mengatakan, mulai 1 Desember lalu, spot wisata yang dikenal dengan simbol kupu-kupu itu sudah bisa dikunjungi oleh masyarakat umum.
Namun pihaknya tetap mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dengan mensiagakan petugas, seperti rawan banjir karena cuaca hujan dan penerapan protokol kesehatan karena masih dalam suasana Pandemi Covid-19.
“Sejak 1 Desember, Bantimurung sudah mulai dibuka untuk wisatawan dan kami tetap menerapkan protokol kesehatan 5 M bagi seluruh pengunjung,” katanya, saat memberi keterangan kepada wartawan, Minggu, 26 Desember 2021.
Selain itu, kata Rahmatiah, pemerintah juga mensiagakan BPBD untuk mengantisipasi terjadinya bencana. Apalagi masih dalam kondisi cuaca musim hujan.
Sementara itu salah satu pengunjung dari Parepare Muh Ridwan mengaku datang ke Bantimurung bersama keluarganya untuk menghabiskan akhir pekan sekaligus membawa anak-kemanakannya berlibur.
Kata dia, spot wisata Bantimurung selalu menarik untuk dikunjunginya, meski sudah beberapa kali kesana. “Bantimurung taman wisata yang tidak membosankan, apalagi saya memang senang dengan wisata air sungai,” ujarnya.
Kata dia, berwisata ke Bantimurung sekedar untuk menikmati keindahan alam dan melepas rasa jenuh setelah 2 tahun tak berwisata akibat Pandemi Covid-19. (Wal)