JAKARTA, VOICE SULSEL — Tingkah kontroversi dilakoni pemilik hewan (anjing) Valentina Chandra dan Indira Ratnasari. Keduanya baru saja menikahkan anjing miliknya. Pasangan anjing bernama Jojo dan Luna menikah layaknya pasangan pengantin orang dewasa. Pasangan hewan tersebut didapuk dipelaminan di sebuah tempat di Jakarta, Jumat lalu.
Namun aksi ini diprotes beragam kalangan, sebab pernikahan hewan tersebut menggunakan adat Jawa dan diberkati oleh seorang pastor. Paguyuban Panatacara Yogyakarta (PPY) dan Persatuan Pambiwara Indonesia (Pepari) termasuk yang mengkritik acara itu hingga mendesak pelaku pernikahan anjing meminta maaf ke publik.
Pemilik Jojo dan Luna, Valentina Chandra dan Indira Ratnasari, melayangkan permohonan maaf atas viralnya pernikahan anjing yang dikatakan menghabiskan budget hingga Rp 200 juta itu. Gelaran pernikahan super mewah dinilai membuat kegaduhan dari berbagai pihak dan bahkan dianggap mencemarkan nama baik gereja dan adat Jawa.
Pernikahan anjing juga dianggap menjadi ironi bagi rakyat Indonesia dengan ketimpangan kemiskinan yang mendalam. Terlebih dengan jabatan pemilik anjing, Indira atau kerap disapa Nena Ghoib sebagai tim staf khusus kepresidenan RI.
meminta maaf atas perbuatannya menikahkan anjingnya dengan adat Jawa .
“Kami sangat menyesal dan memohon maaf sebesar-besarnya kepada para pegiat budaya Jawa dan seluruh masyarakat Indonesia, yang kurang berkenan dan tersakiti dengan acara pernikahan Jojo dan Luna,” kata Nena dan Valen dalam konferensi pers di Jakarta Selatan pada Rabu (19/7/2023) dikutip dari Republika.co.id
Para pemilik anjing tersebut mengaku tidak memiliki niat melecehkan atau tidak menghargai budaya Indonesia, terutama budaya Jawa. Di sisi lain, keduanya juga meminta maaf mengenai pemberkatan Katolik yang dilakukan pada pernikahan anjingnya itu.
Selain itu pernikahan aniing bernama Jojo dan Luna tersebut menelan biaya cukup besar hingga Rp 200 juta.(int)