BARRU – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menindaklanjuti sorotan masyarakat terkait aktivitas pengisian BBM subsidi menggunakan jerigen dalam jumlah besar di SPBU Siawung, Kabupaten Barru.
Menanggapi hal tersebut, Pertamina memastikan bahwa pengisian BBM subsidi menggunakan jerigen dapat dilakukan sepanjang memenuhi ketentuan yang berlaku, termasuk penggunaan surat rekomendasi resmi dari pemerintah daerah.
Sales Branch Manager Sulsel II Fuel, Muhammad Ridho Hasbullah, menjelaskan bahwa mekanisme penyaluran BBM subsidi untuk non kendaraan telah diatur secara sistematis dan terintegrasi.
“Pengisian jerigen dengan surat rekomendasi merupakan mekanisme yang diperbolehkan. Surat rekomendasi tersebut telah terintegrasi dalam aplikasi XStar yang dikeluarkan oleh BPH Migas, di mana penerbitannya dilakukan oleh pemerintah daerah berdasarkan kebutuhan riil, seperti periode penggunaan dan kapasitas mesin, khususnya untuk sektor produktif seperti pertanian,” jelas Ridho.
Ia menambahkan bahwa dari sisi penyalur, SPBU menjalankan distribusi sesuai kuota yang tercantum dalam surat rekomendasi.
“Setiap surat rekomendasi dilengkapi dengan QR code yang memuat informasi kuota BBM. Selama kuota masih tersedia, penyaluran dapat dilakukan sesuai ketentuan. Mekanisme ini dirancang untuk memastikan subsidi tersalurkan secara terukur dan tepat sasaran,” tambahnya.
Pertamina juga terus memperkuat pengawasan terhadap seluruh lembaga penyalur, termasuk melakukan verifikasi ulang terhadap dokumen rekomendasi serta monitoring transaksi untuk memastikan kesesuaian penyaluran di lapangan.
Selain itu, koordinasi dengan pemerintah daerah terus dilakukan untuk memastikan proses penerbitan dan penggunaan surat rekomendasi berjalan sesuai peruntukan, sehingga distribusi BBM subsidi dapat menjangkau kelompok yang berhak tanpa mengganggu akses masyarakat lainnya.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan melakukan pembelian sesuai kebutuhan agar distribusi dapat berjalan lebih merata. Pengisian BBM di SPBU resmi juga menjadi langkah penting untuk mendapatkan harga sesuai ketentuan serta kualitas produk yang terjamin.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa pengawasan distribusi menjadi fokus utama dalam menjaga keadilan akses energi.
“Pertamina terus memperkuat pengawasan dan memastikan seluruh proses penyaluran berjalan sesuai ketentuan. Evaluasi dilakukan secara berkelanjutan untuk menjaga agar distribusi BBM subsidi tetap tepat sasaran dan tidak mengganggu kebutuhan masyarakat umum,” ujar Lilik.
Ia juga menambahkan bahwa peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga transparansi distribusi energi.
“Apabila masyarakat menemukan kendala layanan atau indikasi pelanggaran di lapangan, dapat segera melaporkan melalui Pertamina Call Center (PCC) 135 sebagai saluran resmi pengaduan,” tambahnya.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi berkomitmen untuk terus menjaga keandalan distribusi energi melalui penguatan pengawasan, peningkatan koordinasi dengan pemangku kepentingan, serta penegakan ketentuan guna memastikan BBM subsidi dimanfaatkan secara tepat sasaran.(*)