PAREPARE, SULAWESI SELATAN – Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie (ITH) secara resmi mengumumkan kelulusan 409 Calon Mahasiswa Baru (Camaba) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) Tahun 2026.
Jumlah tersebut merupakan hasil seleksi ketat dari total 927 pendaftar yang menjadikan ITH sebagai salah satu tujuan pendidikan tinggi di kawasan timur Indonesia.
“Pelaksanaan SNBP ini menjadi bagian dari komitmen ITH dalam mendukung kebijakan pemerintah di sektor pendidikan tinggi, khususnya yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Proses seleksi dilakukan berdasarkan prestasi akademik selama masa sekolah dengan mengedepankan prinsip transparansi dan keadilan, guna menjaga kepercayaan publik serta memperluas akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat,” ungkap Multasam Humas ITH Parepare.
Komitmen Inklusivitas dan Pemerataan Pendidikan
ITH menunjukkan komitmen kuat terhadap inklusivitas pendidikan melalui tingginya jumlah penerima bantuan pendidikan. Dari total mahasiswa yang lolos SNBP 2026, sekitar 45 persen atau sebanyak 186 mahasiswa merupakan penerima program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah).
Jumlah ini mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir:
Tahun 2024: 144 mahasiswa
Tahun 2025: 165 mahasiswa
Tahun 2026: 186 mahasiswa (jalur SNBP)
Peningkatan ini menegaskan peran ITH dalam mendukung pemerataan akses pendidikan tinggi, khususnya bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga prasejahtera. Langkah tersebut juga sejalan dengan implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), terutama pada tujuan pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas pendidikan.
Kepercayaan Publik dan Kualitas Akademik Meningkat
Tingginya jumlah pendaftar tahun ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap ITH sebagai perguruan tinggi negeri berbasis teknologi yang berkembang pesat di Indonesia Timur.
ITH saat ini menawarkan 18 program studi yang relevan dengan kebutuhan industri modern, seperti Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan, Teknik Metalurgi, Bisnis Digital, Ilmu Komputer, hingga Sistem Informasi.
Program-program tersebut berada di bawah dua jurusan utama, yakni Jurusan Teknologi Produksi dan Industri serta Jurusan Sains, yang dirancang untuk menjawab tantangan perkembangan teknologi dan dunia kerja.
Selain itu, biaya pendidikan yang disubsidi negara, dukungan berbagai program beasiswa, tenaga pendidik berkompeten lulusan luar negeri, serta fasilitas pendidikan yang memadai seperti ruang kelas nyaman, akses internet 24 jam, dan laboratorium lengkap menjadi daya tarik tersendiri bagi calon mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia.
Peluang Masih Terbuka
Bagi calon mahasiswa yang belum berhasil melalui jalur SNBP, ITH memastikan masih terbuka peluang untuk bergabung melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) maupun jalur mandiri.
ITH mengajak generasi muda untuk terus mengembangkan potensi dan kompetensi di bidang sains dan teknologi, serta menjadi bagian dari institusi yang terus bertumbuh dan berinovasi di kawasan timur Indonesia.
“ITH jalan kita menuju sukses,” menjadi semangat yang diusung dalam mencetak putra-putri terbaik bangsa untuk masa depan yang lebih maju.(*)